Tangerang, Jurnalkota.co.id
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang turut berpartisipasi dalam Lomba Adzan, Kultum, dan Tilawah Al-Qur’an yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Banten.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Lomba Semarak Ramadan 1447 H/2026 M yang bertujuan memperkuat pembinaan kerohanian di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Banten.
Perlombaan yang dilaksanakan secara daring pada Senin (2/3/2026) itu diikuti seluruh UPT Pemasyarakatan Banten dengan masing-masing unit mengirimkan satu warga binaan sebagai peserta.
Kompetisi berlangsung secara kompetitif, namun tetap menjunjung tinggi semangat kebersamaan dan ukhuwah di bulan suci Ramadan.
Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Banten, Ahmad Hardi, yang menekankan bahwa kegiatan ini menjadi sarana strategis dalam pembinaan kerohanian bagi warga binaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat membentuk karakter, menanamkan kedisiplinan, serta meningkatkan kualitas spiritual warga binaan sebagai momentum untuk memperkuat perubahan menuju pribadi yang lebih baik.
Keikutsertaan perwakilan Lapas Kelas I Tangerang juga mencerminkan komitmen institusi dalam mendukung program pembinaan kepribadian berbasis agama.
Dengan persiapan dan pendampingan petugas, peserta tampil melantunkan adzan dengan memperhatikan makharijul huruf, ketepatan lagu, penghayatan, adab, serta kestabilan suara.
Kepala Lapas Kelas I Tangerang mengatakan partisipasi dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang terus diperkuat, khususnya selama bulan Ramadhan.
“Kami mendorong warga binaan untuk aktif mengikuti kegiatan positif yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus membangun rasa percaya diri sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Hal senada disampaikan Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, Yudhistira Putra, yang menilai pembinaan keagamaan menjadi fondasi penting dalam proses reintegrasi sosial warga binaan.
“Melalui kegiatan ini kami menanamkan kedisiplinan, keberanian tampil, serta pemahaman agama yang lebih baik,” katanya.
Salah satu warga binaan perwakilan Lapas Kelas I Tangerang, MMS, mengaku bersyukur dapat mengikuti lomba tersebut.
“Ini menjadi pengalaman berharga bagi saya untuk terus belajar, memperbaiki bacaan, dan meningkatkan kepercayaan diri,” ujarnya.
Melalui kegiatan Lomba Adzan Semarak Ramadan yang diinisiasi Kanwil Ditjenpas Banten, Lapas Kelas I Tangerang kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan yang humanis dan terarah bagi warga binaan.
Penulis: Dede
Editor: Antoni








