Bawaslu Kuansing Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Siapkan MoU dengan Diskominfos

Jasa Maklon Sabun

Kuantan Singingi, Jurnalkota.co.id

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola informasi yang terbuka, transparan, dan akuntabel. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan coaching clinic tentang Keterbukaan Informasi Publik bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfos) Kuansing, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah Bawaslu Kuansing untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan dalam mengimplementasikan prinsip keterbukaan informasi publik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kuansing Ade Indra Sakti bersama Komisioner Bawaslu Mardius Adi Saputra. Sementara dari Diskominfos Kuansing hadir Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Hevi H. Antoni didampingi Staf Pengelola Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Aperta Putra.

Dalam sambutannya, Hevi H. Antoni mengapresiasi inisiatif Bawaslu Kuansing yang terus berupaya meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola informasi.

Menurut Hevi, Bawaslu Kuansing telah menunjukkan kinerja yang membanggakan di bidang keterbukaan informasi publik. Bahkan, lembaga tersebut berhasil meraih predikat sangat baik dan masuk dalam tiga besar terbaik secara nasional.

“Prestasi tersebut merupakan modal yang sangat besar bagi Bawaslu Kuansing untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di masa mendatang,” ujar Hevi.

Ia juga mengaku merasa terhormat karena dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan Bawaslu Kuansing justru menjadi contoh yang dapat dipelajari oleh Diskominfos dalam meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik.

“Seharusnya kami dari Diskominfos yang banyak belajar dari Bawaslu. Mudah-mudahan ke depan kami juga mampu sejajar dengan kabupaten dan kota lain di Indonesia dalam pengelolaan keterbukaan informasi publik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kuansing Ade Indra Sakti menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu pilar penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penyelenggara pemilu. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan informasi akan terus menjadi perhatian Bawaslu.

Senada dengan itu, Komisioner Bawaslu Kuansing Mardius Adi Saputra mengungkapkan bahwa hasil coaching clinic tersebut akan ditindaklanjuti melalui kerja sama yang lebih konkret dengan Diskominfos Kuansing.

Menurutnya, kedua lembaga berencana menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi di bidang publikasi, pengelolaan informasi publik, serta pemanfaatan teknologi informasi.

“Ini merupakan tindak lanjut dari coaching clinic yang telah kita laksanakan hari ini. Ke depan, sinergi antara Bawaslu dan Diskominfos akan terus diperkuat, terutama dalam bidang publikasi, keterbukaan informasi publik, serta pengembangan teknologi digital,” ujar Mardius.

Melalui kerja sama tersebut, Bawaslu Kuansing berharap penyebarluasan informasi kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat, akurat, dan mudah diakses. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas lembaga.

Bawaslu Kuansing menilai sinergi dengan Diskominfos menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan era digital yang menuntut penyampaian informasi secara terbuka, cepat, dan bertanggung jawab. Kolaborasi tersebut juga diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilu yang transparan, profesional, dan berintegritas.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *