Tanjunpinang, Jurnalkota.co.id
Upaya pencegahan bencana alam terus dilakukan jajaran Polresta Tanjungpinang melalui kegiatan patroli dan deteksi dini di wilayah rawan. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Unggat, Polsek Bukit Bestari, Aiptu Razmudi, yang melaksanakan patroli antisipasi pohon tumbang di Jalan MT Haryono Km 3, RT 01/RW 08, Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas Polri dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi potensi bencana alam yang dapat membahayakan warga.
Patroli dilaksanakan di bawah penanggung jawab Kapolsek Bukit Bestari, Kompol Suardi. Fokus kegiatan adalah melakukan pengecekan terhadap sejumlah pohon tua yang berada di pinggir jalan dan dinilai berpotensi tumbang akibat kondisi batang yang sudah kering dan lapuk.
Dalam patroli tersebut, Aiptu Razmudi menemukan salah satu pohon yang kondisinya cukup mengkhawatirkan. Pohon tersebut berada di tepi Jalan MT Haryono yang merupakan salah satu jalur utama yang ramai dilalui kendaraan maupun masyarakat setiap hari.
Menurut hasil pemantauan di lapangan, kondisi pohon yang telah tua dan mengalami pelapukan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang yang belakangan kerap melanda Kota Tanjungpinang.
Sebagai langkah pencegahan, Bhabinkamtibmas segera berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Tanjung Unggat agar dapat meneruskan laporan tersebut kepada instansi terkait, yakni Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertamanan Kota Tanjungpinang.
Koordinasi tersebut dilakukan agar penanganan dapat segera dilakukan melalui penebangan atau pemangkasan pohon yang dinilai membahayakan sebelum menimbulkan korban maupun kerugian materiil.
“Kegiatan ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap potensi bencana alam. Pohon yang sudah tua dan lapuk harus segera ditangani agar tidak menimbulkan musibah yang dapat mengancam keselamatan masyarakat,” ujar Aiptu Razmudi saat melakukan patroli.
Selain melakukan pengecekan dan koordinasi, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan tersebut, terutama ketika kondisi cuaca sedang tidak bersahabat.
Pengguna jalan diminta lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar saat berkendara. Langkah ini penting mengingat cuaca ekstrem yang ditandai hujan deras dan angin kencang dapat meningkatkan risiko pohon tumbang sewaktu-waktu.
Polsek Bukit Bestari menilai bahwa pencegahan merupakan langkah yang lebih efektif dibandingkan penanganan setelah bencana terjadi. Oleh karena itu, kegiatan patroli wilayah dan deteksi dini akan terus dilakukan secara berkala untuk mengidentifikasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun ancaman keselamatan masyarakat.
Kapolsek Bukit Bestari Kompol Suardi mengatakan pihaknya terus menginstruksikan seluruh personel Bhabinkamtibmas untuk aktif memantau kondisi wilayah binaannya masing-masing. Selain menjaga situasi kamtibmas, kehadiran polisi di tengah masyarakat juga bertujuan memberikan rasa aman dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu aktivitas warga.
Melalui patroli tersebut, diharapkan potensi bencana akibat pohon tumbang dapat dicegah sedini mungkin sehingga keselamatan masyarakat tetap terjaga. Kehadiran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat juga diharapkan semakin dirasakan manfaatnya oleh warga.
Hasil dari kegiatan tersebut antara lain meningkatnya pelayanan publik kepada masyarakat melalui respons cepat terhadap potensi ancaman keselamatan di lingkungan sekitar. Selain itu, deteksi dini yang dilakukan diharapkan mampu mencegah terjadinya pohon tumbang yang dapat mengakibatkan kecelakaan maupun kerugian lainnya.
Polsek Bukit Bestari mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat kelurahan maupun kepolisian apabila menemukan pohon tua, tiang, atau fasilitas umum lainnya yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan kepolisian, berbagai risiko bencana dapat diminimalkan sehingga lingkungan tetap aman dan nyaman bagi seluruh warga Kota Tanjungpinang.












