BPBD Agara Catat 3.236 Jiwa Terdampak Banjir

Jasa Maklon Sabun

Aceh Tenggara, Jurnalkota.co.id

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara melaporkan data sementara korban terdampak banjir di wilayah setempat mencapai 3.236 jiwa. Jumlah tersebut tersebar di 46 Desa dari 11 Kecamatan di Aceh Tenggara.

“Data sementara tercatat korban terdampak banjir 3.236 jiwa dan 831 Kepala Keluarga (KK),” kata Kabid Pencegahan BPBD Agara, Zainal Abidin kepada jurnalkota.co.id, Jumat (11/10/2024).

Zainal mengatakan, sebelumnya banjir hanya merendam 23 desa di Aceh Tenggara. Namun, berdasarkan data terkini yang dihimpun petugas BPBD, banjir terus meluas dan menggenangi 46 Desa.

Pihak BPBD Aceh Tenggara mengerahkan tiga unit Excavator untuk melakukan normalisasi tanggul yang jebol sebagai upaya meminimalisir banjir. Selain itu, BPBD Aceh Tenggara juga terus melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak banjir.

“Upaya kita lakukan ini untuk mengantisipasi akan terjadi banjir susulan dengan melakukan normalisasi tanggul di Desa Bambel Gabungan, Tanggul Sungai Lawe Kinga di Desa Lawe Hijo dan tanggul Sungai Lawe Kinga di Desa Buah Pala,” kata Zainal.

Banjir yang melanda Aceh Tenggara turut membuat oprit badan jalan di Desa Pulonas Baru mengalami abrasi. Tak hanya itu, bencana hidrometeorologi tersebut juga telah membuat Tanggul dan badan Jalan di Desa Biak Muli Baru tergerus air luapan Sungai Lawe Kisam.

Banjir juga menggerus tanggul Sungai Lawe Alas di Desa Darul Amin dan badan jalan jembatan Kandang Mbelang Mandiri di Desa Lawe Kulok.

Zainal mengatakan, Tanggul Sungai pengaman Jembatan Pante Dona juga tergerus air. Kemudian badan jalan Desa Lawe Hijo ikut tertimbun material batu dan tanah sepanjang 200 meter, dengan kedalaman 50 centimeter, serta oprit jembatan Pante Barat mengalami abrasi. Saat ini, kondisi banjir mulai surut di beberapa titik.

“Air mulai berangsur surut, untuk rumah rusak berat, rusak sedang dan ringan secepatnya akan kita sampaikan karena masih proses pendataan oleh petugas TRC BPBD,” katanya.

Berikut 46 desa di Aceh Tenggara yang tergenang banjir berdasarkan data BPBD pada Jumat malam:

Kecamatan Bambel,  Desa Ampera, Desa Lawe Hijo, Desa Lawe Hijo Metuah, Desa Kuning I, Desa Pinding, Desa Bambel Gabungan, Desa Pancar Iman, Desa Kuning I, Desa Kuning II, Desa Pedesi, Desa Trt. Seperai, Desa Likat, Desa Biak Muli Pantai Raja dan Desa Biak Muli.

Kecamatan Lawe Sumur  Desa Setia Baru, Desa Kuta Lesung, Desa Buah Pala dan Desa Trt. Megara Lawe Pasaran Dusun Nasi.

Kecamatan Lawe Bulan,  Desa Lawe Sagu Hulu, Desa Kandang Mbelang Mandiri dan Desa Pulonas Baru.

Kecamatan Tanoh Alas, Desa Salim Pinim I, Desa Tenembak Alas, Desa Jambur Permata, Desa Timang Khase dan Desa Jambur Damar.

Kecamatan Darul Hasanah,  Desa Tanjung lama, Desa Kuta Ujung, Desa Kute Rambe, Desa Mamas, Desa Mamas Baru, Desa Lawe Mamas Indah, Desa Lawe Mamas Indah, Desa Tanjung Leuser dan Desa Tanjung Mbakhu.

Kecamatan Babussalam, Desa Perapat Hilir, Desa Kutarih dan Desa Alas Merancar.

Kecamatan Ketambe, Desa Ketambe dan Desa Bener Bepapah

Kecamatan Babul Rahmah, Desa Titi Mas, Desa Titi Hakhapen dan Desa Alas Mesikhat

Kecamatan Semadam, Desa Lawe Kinga Lapter, Kecamatan Lawe Alas  Desa Darul Amin dan Kecamatan Deleng Pokhkison Desa Salang Baru. (Yuda)

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *