Jakarta, Jurnalkota.co.id
Kantor Pertanahan (Kantah) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Barat terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu upaya yang dilakukan ialah menghadirkan Mobil Keliling Counseling Peta Jakbar, layanan jemput bola yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pertanahan tanpa harus datang ke kantor BPN.
Layanan tersebut kali ini hadir di halaman Kantor Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (22/7/2026). Kehadiran mobil layanan keliling itu diharapkan dapat memangkas waktu dan jarak tempuh masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi pertanahan.
Kepala Kantor Pertanahan Jakarta Barat, Shinta Purwitasari, mengatakan program Mobil Keliling Counseling Peta Jakbar merupakan bentuk komitmen BPN dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurut dia, masyarakat kini dapat memanfaatkan berbagai layanan pertanahan secara langsung melalui mobil keliling, mulai dari konsultasi pertanahan, pengurusan peningkatan hak dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM), hingga layanan roya atau penghapusan hak tanggungan.
“Kami ingin pelayanan pertanahan semakin mudah diakses masyarakat. Warga kini dapat berkonsultasi, mengurus peningkatan hak dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM), hingga layanan roya tanpa harus datang langsung ke Kantor Pertanahan,” ujar Shinta.
Ia menjelaskan, Mobil Keliling Counseling Peta Jakbar akan beroperasi secara bergilir di seluruh kecamatan di wilayah Jakarta Barat. Setiap kecamatan dijadwalkan mendapat layanan satu kali dalam sepekan selama satu bulan sehingga masyarakat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memanfaatkan pelayanan tersebut.
Shinta menambahkan, berkas permohonan yang diterima melalui layanan mobil keliling ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu, sepanjang persyaratan administrasi yang diajukan telah lengkap dan sesuai ketentuan.
Selain menghadirkan layanan jemput bola, BPN Jakarta Barat juga terus mengembangkan berbagai inovasi pelayanan lainnya. Salah satunya melalui program Pelataran (Pelayanan Akhir Pekan) yang dibuka setiap hari Sabtu bagi pemohon perseorangan yang mengurus dokumen secara mandiri tanpa menggunakan jasa kuasa.
Program tersebut diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja sehingga tetap dapat mengurus dokumen pertanahan secara mudah dan nyaman.
Kegiatan pelayanan di Kecamatan Grogol Petamburan turut dihadiri Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Jamilah Abdul Gani. Ia mengapresiasi langkah BPN Jakarta Barat yang menghadirkan layanan langsung ke tengah masyarakat.
Menurut Jamilah, inovasi tersebut mampu memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan pertanahan sekaligus memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah.
“Pelayanan jemput bola seperti ini sangat membantu masyarakat karena membuat layanan menjadi lebih mudah dijangkau. Inovasi seperti ini perlu terus diperluas agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Di sela kegiatan, Jamilah juga menyerap sejumlah aspirasi masyarakat. Salah satu persoalan yang banyak disampaikan warga ialah belum tersedianya akses transportasi umum yang terhubung langsung menuju Kantor BPN Jakarta Barat di Kecamatan Kembangan.
Menurut dia, aspirasi tersebut akan dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta agar akses menuju Kantor Pertanahan Jakarta Barat dapat semakin mudah dijangkau masyarakat.
“Masukan dari masyarakat ini akan kami koordinasikan bersama Dinas Perhubungan agar akses menuju Kantor BPN semakin mudah dan pelayanan publik bisa dirasakan secara merata,” katanya.
Selain persoalan transportasi, masyarakat juga menyampaikan sejumlah usulan pembangunan lingkungan, antara lain penambahan armada pengangkut sampah, perbaikan saluran drainase, hingga peningkatan kualitas jalan lingkungan melalui pengaspalan.
Sementara itu, Wakil Camat Grogol Petamburan, RM Pradana Putra, menyatakan dukungannya terhadap program layanan keliling tersebut. Ia menilai inovasi itu dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendekatkan pemerintah kepada masyarakat.
Pihak kecamatan, kata dia, akan melibatkan unsur RT, RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), hingga Dewan Kota untuk menyosialisasikan jadwal layanan kepada masyarakat agar pemanfaatannya semakin optimal.
Antusiasme masyarakat terhadap layanan tersebut juga terlihat dari banyaknya warga yang memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi maupun mengurus dokumen pertanahan.
Salah seorang warga, Dewi (68), mengaku terbantu dengan kehadiran Mobil Keliling Counseling Peta Jakbar. Warga RT 010 RW 010 Kelurahan Jelambar itu berhasil mengurus perubahan status hak atas tanah miliknya melalui layanan tersebut.
“Sebelumnya saya sempat mengira prosesnya rumit. Setelah memanfaatkan layanan mobil keliling, ternyata pengurusannya mudah dan selesai sekitar satu minggu. Saya sangat terbantu,” ungkap Dewi.
BPN Jakarta Barat mengimbau masyarakat yang ingin mengetahui jadwal operasional Mobil Keliling Counseling Peta Jakbar maupun persyaratan layanan pertanahan agar memantau informasi melalui akun Instagram resmi @kantahkotajakartabarat.
Melalui berbagai inovasi pelayanan tersebut, BPN Jakarta Barat berharap pelayanan pertanahan semakin mudah diakses, cepat, transparan, serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Program jemput bola ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepastian hukum atas kepemilikan tanah bagi warga Jakarta Barat.














