Buka ECF 2026 UMRAH, Raja Ariza Ajak Mahasiswa Berani Memulai Usaha

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza mengajak mahasiswa berani memulai usaha dan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan kreativitas menjadi peluang ekonomi.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Economy Creative Festival (ECF) 2026 yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Sabtu (3/10/2026).

“Jangan takut untuk memulai usaha sejak mahasiswa dan teruslah konsisten dalam berkarya. Kegagalan adalah bagian dari proses. Jadilah pengusaha muda yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Raja Ariza.

Festival yang berlangsung selama satu hari tersebut menghadirkan bazar UMKM mahasiswa dengan 56 stan, serta sejumlah kegiatan seni dan kreativitas.

Kegiatannya meliputi Festival Drumband yang diikuti enam peserta perwakilan sekolah, Festival Modern Dance dengan 13 peserta, dan cosplay yang diikuti 30 peserta.

Raja Ariza mengapresiasi inisiatif BEM FEBM UMRAH menggelar festival di ruang publik. Menurut dia, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan gagasan sekaligus berinteraksi dengan masyarakat.

“Luar biasa. Saya bangga dengan anak-anak muda UMRAH, khususnya BEM FEBM. Ini baru mahasiswa. Tidak hanya berdiskusi di dalam kampus, tetapi juga langsung mempraktikkan ide dan kreativitas dengan menggelar festival ekonomi kreatif di jantung Kota Tanjungpinang,” ujarnya.

Ia menilai festival tersebut menunjukkan keberanian mahasiswa dalam berinovasi dan mengembangkan potensi ekonomi kreatif. Pengalaman menyelenggarakan kegiatan di luar kampus juga menjadi bagian dari pembelajaran bagi mahasiswa untuk mewujudkan ide mereka.

Raja Ariza turut mendorong generasi muda memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial untuk memperkenalkan karya maupun mengembangkan usaha.

Menurut dia, ide sederhana yang dikerjakan secara konsisten dapat menghasilkan karya bernilai ekonomi dan membuka peluang usaha.

“Jangan hanya menjadi penonton perubahan zaman, tetapi jadilah bagian dari orang-orang yang menciptakan perubahan. Jangan takut memulai, jangan takut berbeda, dan jangan takut gagal,” pesannya.

Ia menambahkan, perkembangan ekonomi membutuhkan generasi muda yang memiliki pengetahuan, berani berkarya, mampu melihat peluang, serta mau bangkit ketika menghadapi kegagalan.

Melalui bazar dan berbagai pertunjukan yang dihadirkan, ECF 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan usaha kepada masyarakat.

Pemko Tanjungpinang berharap keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kewirausahaan dan ekonomi kreatif dapat turut memperkuat potensi daerah.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *