Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung Unggat, Kota Tanjungpinang, menyampaikan kondisi aktivitas bongkar muat yang relatif sepi saat mengikuti kegiatan Jumat Berkah bersama Polsek Kawasan Khusus Pelabuhan (KKP) Polresta Tanjungpinang, Jumat (2/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan buruh menyebutkan hanya sekitar tiga kapal yang saat ini beraktivitas di pelabuhan. Kondisi itu berdampak terhadap pendapatan para pekerja yang mengandalkan pekerjaan bongkar muat.
Persoalan tersebut menjadi salah satu hal yang disampaikan para buruh dalam kegiatan bertema “Sego Pagi”, singkatan dari “Sedulur Guyub Ngobrol Pagi”. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi kepolisian dan pekerja pelabuhan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi mengenai kondisi di lingkungan kerja mereka.
Kegiatan dihadiri Kanit Reskrim Polsek KKP Iptu S.M. Harahap yang mewakili Kapolsek KKP Tanjungpinang AKP Raisa Prilia Savitri.
Hadir pula Panit Opsnal Intelkam Polsek KKP Aipda Agung Pribadi, Kasium Polsek KKP Aipda Fitrah Ardiles, personel Polsek KKP, petugas Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, serta puluhan anggota TKBM Pelabuhan Tanjung Unggat.
Buruh sampaikan kondisi pekerjaan
Perwakilan buruh menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polsek KKP Polresta Tanjungpinang. Mereka juga mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan Jumat Berkah yang mempertemukan petugas kepolisian dengan para pekerja pelabuhan.
Di tengah pertemuan tersebut, para buruh menyampaikan gambaran mengenai pekerjaan mereka. Aktivitas bongkar muat yang relatif sepi disebut berpengaruh terhadap pendapatan yang diperoleh.
Keterangan mengenai sekitar tiga kapal yang beraktivitas disampaikan oleh perwakilan buruh. Namun, dalam informasi kegiatan yang tersedia, tidak disebutkan periode penghitungan jumlah kapal tersebut maupun perbandingannya dengan kondisi sebelumnya.
Besaran penurunan pendapatan para pekerja juga tidak dirinci. Meski demikian, penyampaian tersebut menunjukkan bahwa kondisi aktivitas pelabuhan menjadi perhatian para buruh yang hadir dalam pertemuan.
Bagi pekerja TKBM, kegiatan bongkar muat berkaitan langsung dengan pekerjaan yang mereka jalankan. Karena itu, kondisi aktivitas kapal dan pekerjaan di pelabuhan menjadi bagian penting dari pembicaraan antara para buruh dan jajaran Polsek KKP.
Pertemuan Jumat Berkah memberikan kesempatan bagi para pekerja untuk menyampaikan kondisi tersebut secara langsung. Selain membicarakan pekerjaan, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi mengenai keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan.
Meski aktivitas bongkar muat disebut relatif sepi, situasi keamanan dan ketertiban di Pelabuhan Tanjung Unggat dilaporkan masih aman dan kondusif.
Pererat komunikasi dengan pekerja pelabuhan
Dalam sambutannya, Iptu S.M. Harahap mengucapkan terima kasih kepada para buruh yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Kapolsek KKP Tanjungpinang AKP Raisa Prilia Savitri yang belum dapat hadir karena melaksanakan tugas yang tidak dapat ditinggalkan.
Harahap mengatakan, kegiatan Jumat Berkah merupakan bagian dari upaya Polsek KKP mempererat hubungan dengan masyarakat, termasuk para pekerja di kawasan Pelabuhan Tanjung Unggat.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya Polsek KKP untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang lebih dekat dengan rekan-rekan buruh di kawasan Pelabuhan Tanjung Unggat,” ujar Harahap.
Melalui pertemuan tersebut, kepolisian berharap hubungan yang telah terjalin dengan para buruh dapat terus dipelihara. Komunikasi yang dekat menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis antara petugas dan masyarakat di kawasan pelabuhan.
Tema “Sedulur Guyub Ngobrol Pagi” menjadi pengikat kegiatan silaturahmi tersebut. Para personel kepolisian dan buruh dipertemukan dalam suasana kebersamaan melalui percakapan, doa, dan sarapan bersama.
Kehadiran petugas Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang turut melengkapi pertemuan yang diikuti puluhan pekerja TKBM itu. Sementara itu, jajaran Polsek KKP hadir melalui personel dari sejumlah fungsi, termasuk Reskrim dan Intelkam.
Fokus kegiatan tetap diarahkan pada silaturahmi dan komunikasi dengan para buruh. Dalam kesempatan yang sama, kepolisian juga menyampaikan ajakan untuk menjaga keamanan lingkungan pelabuhan.
Ajak bersama menjaga keamanan
Harahap mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di kawasan Pelabuhan Tanjung Unggat.
Ajakan tersebut disampaikan agar kondisi pelabuhan tetap aman dan kondusif bagi masyarakat yang beraktivitas di dalamnya, termasuk para pekerja bongkar muat.
Hubungan antara kepolisian dan buruh diharapkan terus terjaga melalui komunikasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, pertemuan Jumat Berkah menjadi bagian dari upaya memelihara kedekatan dengan masyarakat di wilayah hukum Polsek KKP Polresta Tanjungpinang.
Setelah penyampaian sambutan dan komunikasi bersama para pekerja, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Personel kepolisian dan buruh kemudian mengikuti sarapan bersama.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembagian tali asih kepada para buruh TKBM Pelabuhan Tanjung Unggat. Dalam informasi yang disampaikan, tidak dirinci bentuk maupun jumlah tali asih tersebut.
Melalui kegiatan ini, Polsek KKP Polresta Tanjungpinang berharap silaturahmi dengan para pekerja dan masyarakat di kawasan pelabuhan dapat terus berlangsung.
Harapan itu sejalan dengan ajakan kepada seluruh pihak untuk memelihara situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Sementara itu, kondisi sepinya aktivitas bongkar muat yang disampaikan para buruh menjadi bagian dari aspirasi pekerja dalam pertemuan tersebut.














