Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota Tanjungpinang menjadikan ajang Dekranasda Fun & Run 5K dan 10K sebagai salah satu strategi untuk mengembangkan sport tourism sekaligus mempromosikan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, serta kuliner khas daerah.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Agustus 2026 itu diharapkan mampu menarik peserta dari berbagai daerah, sehingga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan tren olahraga lari yang terus berkembang dapat menjadi peluang bagi daerah untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata olahraga.
Menurut dia, Tanjungpinang memiliki potensi alam dan kawasan perkotaan yang mendukung penyelenggaraan berbagai agenda olahraga berskala regional maupun nasional.
“Dengan kondisi alam yang dimiliki, kota ini sangat cocok menjadi lokasi berbagai event olahraga,” ujar Lis Darmansyah saat peluncuran Dekranasda Fun & Run 5K dan 10K di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Jumat (3/7/2026).
Lis Darmansyah mengatakan, penyelenggaraan kegiatan olahraga tidak hanya bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam hidup sehat, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi daerah kepada para peserta dan wisatawan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat mengenal lebih dekat berbagai produk UMKM, ekonomi kreatif, serta kuliner khas Tanjungpinang yang selama ini menjadi salah satu daya tarik kota tersebut.
“Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi momentum yang baik untuk mempromosikan UMKM dan kuliner Kota Tanjungpinang,” katanya.
Menurut Lis Darmansyah, sejumlah produk UMKM Tanjungpinang kini telah mampu menembus pasar internasional, di antaranya Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Hal itu menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki daya saing dan perlu terus dipromosikan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat luas.
Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, mengatakan Dekranasda Fun & Run dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi produk-produk unggulan daerah.
Menurut Weni, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkenalkan potensi Tanjungpinang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan aktivitas pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
“Fun and run ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ruang promosi produk unggulan daerah sekaligus pemberdayaan pelaku UMKM,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lansia, sehingga diharapkan mampu menjadi ajang kebersamaan sekaligus memperkuat budaya hidup sehat.
Selain lomba lari, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar UMKM, promosi kuliner khas Tanjungpinang, pameran produk ekonomi kreatif, serta lomba mewarnai dan melukis bagi pelajar.
Untuk memberikan ciri khas daerah, panitia menyiapkan medali berbentuk kerang yang dibuat oleh perajin lokal. Medali tersebut diharapkan menjadi identitas sekaligus kenang-kenangan bagi para peserta.
Dekranasda Fun & Run akan mempertandingkan dua kategori, yakni lari 5 kilometer dan 10 kilometer. Titik start dan finis dipusatkan di kawasan Tepi Laut, tepatnya di Gedung Gonggong, salah satu ikon wisata Kota Tanjungpinang.
Pendaftaran peserta dilakukan melalui panitia Dekranasda. Informasi mengenai mekanisme pendaftaran, jadwal, dan ketentuan lomba akan diumumkan melalui media sosial resmi panitia.
Weni mengajak masyarakat Tanjungpinang maupun peserta dari luar daerah untuk ikut berpartisipasi dan menyukseskan penyelenggaraan Dekranasda Fun & Run 2026.
“Mari bersama-sama kita sukseskan Dekranasda Fun & Run pada 9 Agustus 2026,” kata Weni.














