Jakarta, Jurnalkota.co.id
Kantin sekolah adalah tempat di sekolah yang menyediakan makanan dan minuman untuk warga yang ada di sekolah, seperti peserta didik, staf pengajar, dan personel sekolah lainnya. Kantin sekolah memiliki fungsi, di antaranya: Menyediakan makanan dan minuman yang bersih, bergizi dan sehat. Untuk itu jangan abaikan, mengingat asupan makanan banyakan di sekolah di banding di rumah masing-masing.
Tapi hal seperti ini jangan di manfaatkan untuk kepentingan pribadi, seperti menarik Retribusi kantin sekolah. Guna menghindari hal-hal seperti ini, seharusnya perlu di tiadakan, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah, seperti oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan hal tersebut, seperti setor pribadi kepada kepala sekolah yang berjualan kerabat pihak sekolah, kerabat guru pengajar atau yang masih keterkaitan dengan pihak sekolah.
Plt Sekertaris Wilayah Partai Perindo Haji Dina Masyusin sekaligus anggota DPRD DKI Jakarta mendorong Dinas Pendidikan untuk tidak menarik iuran di kantin sekolah dan melakukan pengawasan terhadap kantin di setiap sekolah yang ada di wilayah DKI Jakarta, seperti kebersihannya, kesehatannya dan gizi yang di jual di kantin tersebut.
“Saya tegaskan kepada Dinas, Suku Dinas, Kasatlak untuk terus mengawasi kantin di setiap sekolah yang ada di DKI Jakarta, terutama kebersihan kantinnya, kesehatan makanannya dan gizinya, jangan ada menjual makanan sembarangan, sehingga akan mengakibatkan kesehatan dari anak didiknya,” ujar H.Dina anggota DPRD DKI Jakarta, Sabtu (23-11-2024).
Haji Dina juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi seluruh kantin sekolah yang ada di wilayah masing masing, agar tidak ada kantin sekolah yang mengindahkan kebersihan, kesehatan dan gizi serta memprioritaskan makanan yang di jualnya dengan harga yang layak serta makanannya bergizi.
“Saya mengajak masyarakat ikut mengawasi setiap kantin di sekolah sekitar tempatnya, karena peran serta masyarakat sangat penting, bila menemui kantinnya kurang bersih, makanan kurang sehat dan tak bergizi, tegur, bila penjualnya bandel laporkan,” ujarnya.
Diharapkan semua bekerja sama, baik itu pemerintah, masyarakat dan guru-guru pendidik,untuk mengawasi setiap kantin yang ada di wilayah masing-masing.
“Masyarakat bisa mengawasi, untuk memperbaiki kekurangan,” harapnya.
Penulis : Awaludin
Sumber Anggota DPRD DKI Jakarta H, Dina








