Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Suasana hangat, penuh keakraban, dan sarat nilai kekeluargaan mewarnai kegiatan Halalbihalal Keluarga Besar Jemaah Haji tahun 2019 Kota Tanjungpinang yang digelar pada Ahad (12/4/2026) di Masjid Al Uswatul Hasanah, Jl. Ir. Sutami.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini menjadi momentum istimewa bagi para jemaah haji angkatan 2019 untuk kembali bersua setelah sekian waktu berpisah. Dalam balutan suasana Idulfitri 1447 Hijriah, pertemuan rutin bulanan tersebut terasa lebih bermakna karena diisi dengan saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi.
Sejak pagi hari, para jemaah tampak hadir dengan penuh antusias. Saling sapa, peluk hangat, hingga canda tawa menjadi pemandangan yang mendominasi, seolah mengulang kembali kebersamaan mereka saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci beberapa tahun lalu.
Ketua Panitia Pelaksana, H. Nazarudin, mengatakan bahwa kegiatan halalbihalal ini merupakan bagian dari agenda rutin yang secara konsisten digelar oleh Keluarga Besar Haji 2019. Namun, dalam momentum Idulfitri, pertemuan tersebut memiliki makna yang lebih dalam.
“Ini bagian dari pertemuan rutin kami setiap bulan. Namun karena masih dalam suasana Idulfitri, kita manfaatkan untuk halalbihalal, saling memaafkan, sekaligus melepas rindu dan mengenang momen kebersamaan saat di Tanah Suci,” ujar Nazarudin.
Ia menegaskan, kebersamaan yang terjalin sejak ibadah haji menjadi fondasi kuat dalam menjaga hubungan kekeluargaan hingga saat ini. Menurutnya, kekompakan jemaah tidak boleh terputus meski waktu terus berjalan.
“Terima kasih kepada seluruh jemaah yang terus hadir dan menjaga silaturahmi ini. Semoga kebersamaan ini tetap terjalin ke depannya dan semakin kuat,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, para jemaah tidak hanya berkumpul, tetapi juga mendapatkan siraman rohani melalui tausiyah yang disampaikan oleh H. Zulmaarif Maran, A.Md., yang juga merupakan bagian dari jemaah haji 2019.
Dalam ceramahnya, Zulmaarif menekankan bahwa halalbihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum penting untuk memperbaiki hubungan antarsesama dan meningkatkan kualitas diri sebagai umat Muslim.
“Halalbihalal adalah momen untuk membersihkan hati, saling memaafkan, dan kembali kepada fitrah. Yang lebih penting, bagaimana kita bisa istiqomah menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar semangat ibadah yang telah dibangun selama bulan suci Ramadan, seperti kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian sosial, tidak luntur setelah Idulfitri berlalu.
“Ramadan telah melatih kita menjadi pribadi yang lebih baik. Tantangannya sekarang adalah bagaimana kita mempertahankan nilai-nilai itu dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu jemaah haji 2019, Hj. Rosita, mengaku bersyukur dapat kembali bertemu dengan rekan-rekan seperjuangan dalam ibadah haji. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pengobat rindu sekaligus penguat ikatan emosional yang telah terjalin.
“Alhamdulillah kegiatan ini sangat baik dan penuh makna. Selain mempererat silaturahmi, juga menjadi pengingat bagi kita semua akan kebersamaan saat di Tanah Suci. Harapannya, kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar kekompakan dan persaudaraan tetap terjaga,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan tausiyah, serta doa bersama yang berlangsung khidmat. Suasana haru pun sempat terasa ketika para jemaah saling bersalaman, sebagai simbol saling memaafkan di momen Idulfitri.
Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan atau sedekah kepada anak santri dan panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial. Aksi ini menjadi cerminan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian yang terus dijaga oleh para jemaah.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan makan bersama yang semakin mempererat keakraban. Tawa dan cerita yang mengalir di antara para jemaah menegaskan bahwa hubungan yang terjalin bukan sekadar pertemanan, melainkan telah menjadi keluarga besar yang solid.
Melalui kegiatan halalbihalal ini, diharapkan silaturahmi antar anggota Keluarga Besar Haji angkatan 2019 Tanjungpinang dapat terus terjaga. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat untuk tetap istiqomah dalam mengamalkan nilai-nilai keislaman, tidak hanya saat Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.








