Istri Warga Bintan yang Ditangkap Satnarkoba Ungkap Dugaan Penjebakan, Minta Polisi Usut Sosok M

Jasa Maklon Sabun

Bintan, Jurnalkota.co.id

Penangkapan seorang warga berinisial N di kawasan Bukit Indah Km 24, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, oleh personel Satresnarkoba Polres Bintan pada Selasa (16/6/2026) malam, menjadi sorotan setelah pihak keluarga menyampaikan sejumlah pengakuan terkait peristiwa tersebut.

Istri N mengaku mempertanyakan proses penangkapan yang dilakukan terhadap suaminya. Menurut dia, sebelum penangkapan terjadi, seorang pria berinisial M yang disebut sebagai mantan anggota Polri datang ke rumah mereka dengan membawa barang yang diduga narkotika jenis sabu.

Kepada media, istri N menuturkan bahwa M datang dan bertemu dengan suaminya di dalam rumah. Tidak lama kemudian, pria tersebut meninggalkan lokasi.

“Sebelum suami saya ditangkap, M datang ke rumah. Setelah itu mereka berada di dalam rumah. Tidak lama kemudian M pergi meninggalkan rumah,” ujar istri N, Sabtu (20/6/2026) malam.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti aktivitas yang dilakukan keduanya saat berada di dalam rumah. Namun, berdasarkan informasi yang diperolehnya, diduga terdapat aktivitas pemaketan narkotika sebelum M meninggalkan lokasi.

Beberapa saat setelah M pergi, kata dia, sejumlah pria yang mengaku berasal dari Satresnarkoba Polres Bintan datang ke rumah dan melakukan penangkapan terhadap suaminya.

“Setelah M pergi, tidak lama kemudian datang beberapa orang yang mengaku dari Satresnarkoba Polres Bintan. Mereka masuk ke rumah dan pintu ditutup,” katanya.

Selain mempertanyakan proses penangkapan, istri N juga mengaku mendengar suara keributan saat suaminya diamankan.

Menurut pengakuannya, N diduga mengalami tindakan kekerasan saat proses penangkapan berlangsung.

“Saya mendengar suami saya dipukul dan disetrum sebelum akhirnya dibawa ke Polres Bintan,” ujarnya.

Setelah N diamankan, keluarga dipanggil ke Mapolres Bintan. Dalam kesempatan tersebut, istri N mengaku sempat mempertanyakan alasan tidak diamankannya pria berinisial M yang sebelumnya datang ke rumah mereka.

“Saya sempat bertanya kepada petugas, kenapa M tidak ikut ditangkap. Tetapi saat itu saya tidak mendapatkan penjelasan yang saya harapkan,” katanya.

Ia juga mengaku mendengar informasi yang menyebutkan bahwa barang yang dibawa M diduga berasal dari barang bukti hasil sitaan kasus narkotika. Namun, hingga kini informasi tersebut belum dapat diverifikasi dan belum ada bukti yang dapat menguatkan dugaan tersebut.

Karena itu, pihak keluarga meminta agar aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

“Kami hanya ingin semuanya dibuka secara terang. Kalau memang ada pihak lain yang terlibat, kami berharap bisa diperiksa juga sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Keluarga juga berharap proses hukum yang berjalan dapat dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polres Bintan terkait kronologi penangkapan N, dugaan tindakan kekerasan saat penangkapan, maupun tudingan keluarga mengenai keterlibatan pria berinisial M.

Media ini masih berupaya meminta konfirmasi kepada Polres Bintan guna memperoleh penjelasan resmi dan memastikan keberimbangan informasi sesuai kaidah jurnalistik.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *