Lebak, Jurnalkota.co.id
Menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, biasanya menjadi momentum bagi para pedagang pakaian mendulang pendapatan yang lebih besar dibandingkan hari-hari biasanya. Namun, hal tersebut tidak terjadi pada Tahun ini, seperti yang dirasakan oleh para pedagang Pakaian di Pasar Rangkasbitung sepi pembeli.
Menurut salah satu pedagang Pakaian kepada wartawan ini mengatakan, Pokonya tahun ini merupakan Lebaran paling sepi pembeli, karena yang saya rasakan tidak seperti tahun sebelumnya, bahkan para pedagang lainnya merasakan hal yang sama mengeluh sepi pembeli.
“Apa lagi sekarang para pedagang online sudah menjamur dimana-mana, jadi ini semua bisa berdampak kepada para pedagang yang lainnya. Seharusnya omzet naik untuk mendapat senggolan namun yang terjadi malah turun tidak sesuai yang di harapkan,” ujar Asep, Sabtu (22/3/2025).
Sementara di tempat terpisah masih disekitaran Pasar Rangkasbitung, salah satu pedagang baju busana muslim merasakan hal yang sama di tahun ini sepi pembeli.
“Setiap tahunnya ketika menjelang Lebaran, kalau sudah memasuki Bulan suci Ramadan, yang mencari pakaian dan mencari kebutuhan lainnya buat lebaran suka ramai pembeli. Namun sampai saat ini para pembeli baju baru seperti hari-hari biasa saja,” kata Sumiyati.
Lanjut Sumiyati, perkembangan jual beli dari pasar ke market place atau aplikasi penjualan online, menjadi salah satu penyebab berkurangnya masyarakat datang dan membeli pakaian ke pasar.
“Sekarang belanja itu, lebih dominan belanja pakai online dari pada belanja ke pasar,” jelasnya.
Penulis: Noma
Sumber: Pedagang Pakaian








