Kuantan Singingi, Jurnalkota.co.id
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat sinergi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kuantan Singingi guna mendukung sosialisasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan dan silaturahmi Kepala BPS Kuansing, Hartono, bersama jajaran ke Kantor Dinas Kominfo Kuansing pada Senin (15/6/2026).
Kedatangan rombongan BPS Kuansing disambut langsung oleh Sekretaris Dinas Kominfo Kuansing, Hevi H. Antoni, didampingi Kepala Bidang Statistik Toto Priswandoyo, Kepala Bidang Komunikasi Saptudis, serta sejumlah staf terkait.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Selain menjadi ajang silaturahmi antarlembaga, pertemuan juga membahas berbagai langkah strategis untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi.
Sekretaris Dinas Kominfo Kuansing, Hevi H. Antoni, mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan BPS Kuansing dan siap mendukung penuh pelaksanaan sensus yang menjadi agenda nasional tersebut.
Menurutnya, peran komunikasi publik sangat penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tujuan dan manfaat sensus ekonomi sehingga tingkat partisipasi masyarakat dapat semakin optimal.
“Kominfo siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, terutama dalam penyebarluasan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi yang dimiliki pemerintah daerah,” ujar Hevi.
Ia menjelaskan, Dinas Kominfo memiliki berbagai sarana komunikasi yang dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, mulai dari media sosial resmi pemerintah daerah, website, media luar ruang, hingga kerja sama dengan media massa.
Dengan dukungan tersebut, diharapkan informasi terkait tahapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pelaku usaha yang menjadi sasaran utama kegiatan pendataan.
Sementara itu, Kepala BPS Kuansing, Hartono, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan Dinas Kominfo Kuansing. Ia menilai sinergi antarinstansi sangat diperlukan untuk memastikan pelaksanaan sensus berjalan sukses dan menghasilkan data yang berkualitas.
Menurut Hartono, Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan statistik berskala nasional yang bertujuan memperoleh data lengkap mengenai kondisi dan perkembangan berbagai kegiatan usaha yang ada di Indonesia.
Data yang dihimpun nantinya akan menjadi landasan penting dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk memperoleh data yang lengkap dan akurat mengenai kondisi serta perkembangan seluruh kegiatan usaha di Indonesia. Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan ekonomi, penyusunan kebijakan pemerintah, serta pengambilan keputusan oleh berbagai pihak,” kata Hartono.
Ia menambahkan, hasil sensus juga akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai struktur ekonomi daerah, potensi usaha yang berkembang, hingga tantangan yang dihadapi pelaku usaha.
Informasi tersebut dinilai sangat penting untuk mendukung penyusunan program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Hartono menegaskan, keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS semata, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelaku usaha.
Karena itu, pihaknya berharap masyarakat dapat memberikan data yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya saat proses pendataan berlangsung.
“Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan informasi yang akurat kepada petugas sensus. Data yang berkualitas akan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat dan bermanfaat bagi pembangunan daerah maupun nasional,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara BPS dan Dinas Kominfo Kuansing, diharapkan proses sosialisasi dapat berjalan lebih efektif sehingga masyarakat memahami pentingnya sensus ekonomi sebagai instrumen penyedia data pembangunan.
“Dengan dukungan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, media, pelaku usaha, dan masyarakat, kami berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar serta menghasilkan data berkualitas untuk mendukung pembangunan ekonomi yang lebih maju, inklusif, dan tepat sasaran,” tutup Hartono.














