Lingga, Jurnalkota.co.id
Pengumuman kelulusan siswa kelas XII tingkat SMA, SMK, SLB, dan MA di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), berlangsung tertib tanpa diwarnai euforia berlebihan, Senin (4/5/2026). Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif berkat sinergi berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian, sekolah, dan orang tua.
Polres Lingga bersama jajaran Polsek melakukan pengamanan dan monitoring secara menyeluruh selama proses pengumuman kelulusan serta penanggalan rapor siswa Tahun Ajaran 2025/2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi gangguan ketertiban yang kerap terjadi saat momen kelulusan.
Pengumuman kelulusan dilaksanakan secara serentak mulai pukul 17.00 WIB oleh 27 sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Lingga. Sebanyak 1.350 peserta didik dinyatakan lulus 100 persen, terdiri dari 699 siswa laki-laki dan 651 siswa perempuan.
Untuk menghindari kerumunan dan mencegah aksi euforia yang berlebihan, pihak sekolah menerapkan sistem pengumuman secara daring melalui situs web resmi dan aplikasi WhatsApp masing-masing sekolah. Kebijakan ini dinilai efektif dalam menekan potensi perayaan yang berisiko mengganggu ketertiban umum.
Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik strategis guna melakukan pengamanan sekaligus deteksi dini terhadap kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hasil pemantauan menunjukkan situasi tetap terkendali tanpa adanya konvoi kendaraan bermotor, aksi coret-coret seragam, maupun aktivitas lain yang meresahkan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan pengumuman kelulusan berakhir sekitar pukul 18.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, melalui Pejabat Sementara (Pj) Kabag Ops Polres Lingga, AKP Zulkarnain, menyampaikan apresiasi atas kedewasaan para siswa dalam menyikapi kelulusan mereka. Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dan pihak sekolah dalam memberikan edukasi serta pengawasan.
“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara pihak sekolah, orang tua, serta kesadaran para siswa. Kami mengapresiasi seluruh pihak karena perayaan kelulusan berlangsung tertib tanpa aksi yang merugikan, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Zulkarnain.
Menurut dia, pendekatan preventif dan humanis yang dilakukan kepolisian menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan selama momen kelulusan. Selain itu, imbauan yang disampaikan jauh hari sebelumnya kepada siswa dan masyarakat juga turut berperan dalam menciptakan situasi yang kondusif.
Polres Lingga, lanjutnya, akan terus mengedepankan langkah-langkah preventif dalam setiap pengamanan kegiatan masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga di wilayah hukum Kabupaten Lingga, khususnya pada momen-momen yang berpotensi menimbulkan keramaian.
Ia juga mengimbau para siswa untuk merayakan kelulusan dengan cara yang positif dan bermanfaat, seperti berkumpul bersama keluarga atau merencanakan langkah pendidikan maupun karier ke depan.
Dengan pelaksanaan yang tertib dan terkendali ini, pengumuman kelulusan di Kabupaten Lingga menjadi contoh bahwa perayaan kelulusan dapat dilakukan secara bijak tanpa harus mengganggu ketertiban umum maupun keselamatan bersama.








