Lingga, Jurnalkota.co.id
Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Lingga diisi dengan kegiatan sederhana namun sarat makna. Polsek Singkep Barat memilih merayakan momentum tersebut dengan aksi sosial, yakni membagikan bantuan sembako kepada buruh tani di Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh Ps. Wakapolsek Singkep Barat, IPDA Christofel Sianipar, itu menjadi bentuk nyata kepedulian aparat kepolisian terhadap masyarakat pekerja di wilayah pedesaan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat pun disambut hangat oleh para buruh tani yang menjadi penerima bantuan.
Sebanyak delapan buruh tani menerima paket sembako yang berisi kebutuhan pokok, seperti beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan teh satu kotak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.
IPDA Christofel Sianipar mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memberikan perhatian sosial kepada kelompok pekerja.
“Momentum Hari Buruh ini kami manfaatkan untuk berbagi dengan masyarakat, khususnya buruh tani yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan di daerah,” ujar Christofel.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para buruh tani yang selama ini turut berkontribusi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Singkep Barat.
Menurut dia, keberadaan buruh tani tidak hanya penting dari sisi ekonomi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk para buruh, untuk terus menjaga kebersamaan, mempererat solidaritas, serta aktif berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” katanya.
Selain menyalurkan bantuan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi langsung antara aparat kepolisian dan masyarakat. Dalam kesempatan itu, personel Polsek Singkep Barat turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, seperti pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan serta menjaga nilai gotong royong.
Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, melalui Kapolsek Singkep Barat IPTU Young Risa, menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang peduli dan siap membantu,” ujar Young Risa dalam keterangannya.
Ia berharap, bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi para buruh tani, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Lebih jauh, kegiatan sosial seperti ini juga dinilai mampu mempererat hubungan kemitraan antara aparat keamanan dan warga. Dengan hubungan yang harmonis, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Singkep Barat dapat terus terjaga dengan baik.
Di sisi lain, para buruh tani yang menerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian. Bagi mereka, bantuan tersebut bukan hanya soal nilai materi, tetapi juga bentuk kepedulian yang dirasakan langsung.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah peduli dengan kami,” ujar salah seorang penerima bantuan.
Peringatan May Day di Lingga tahun ini pun menjadi contoh bahwa perayaan Hari Buruh tidak selalu identik dengan aksi unjuk rasa, tetapi juga dapat diisi dengan kegiatan positif yang memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial.
Melalui kegiatan sederhana tersebut, Polsek Singkep Barat menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan, empati, dan gotong royong tetap menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan antara aparat dan masyarakat.








