Kuantan Singing, Jurnalkota.co.id
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon, mengapresiasi perkembangan Pondok Pesantren (Ponpes) As Salam di Desa Geringging Baru yang dinilainya terus menunjukkan kemajuan sebagai lembaga pendidikan Islam yang humanis, bersahaja, dan mampu mencetak generasi berakhlak mulia.

Apresiasi tersebut disampaikan Suhelmon saat menghadiri kegiatan Wisuda Madrasah yang diikuti 111 siswa serta Wisuda Madrasah Aliyah yang diikuti 35 siswa di lingkungan Ponpes As Salam, Minggu (31/5/2026).
Menurut Suhelmon, kemajuan yang dicapai Ponpes As Salam tidak terlepas dari peran dan sinergi dua tokoh sentral di pesantren tersebut, yakni Pengasuh Ponpes As Salam KH Ahmad Umar Saleh atau yang akrab disapa Gus Umar, serta Kepala Pesantren KH Agus Imam Bin Masud atau Gus Imam.
Ia menilai keduanya memiliki komitmen yang kuat dalam membangun dan mengembangkan pesantren sehingga mampu menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam yang terus tumbuh dan mendapat kepercayaan masyarakat.
“Gus Umar yang merupakan Pengasuh Ponpes As Salam dan Gus Imam sebagai Kepala Pesantren adalah sosok yang saling membahu membesarkan pondok pesantren ini. Keduanya memiliki visi yang sama dalam membangun pendidikan Islam yang berkualitas dan berorientasi pada pembentukan karakter santri,” kata Suhelmon.
Selain kepemimpinan yang solid, Suhelmon juga memuji suasana dan lingkungan pesantren yang dinilainya sangat mendukung proses pembelajaran serta pembentukan karakter para santri.
Menurut dia, Ponpes As Salam memiliki lingkungan yang asri, nyaman, dan harmonis sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi para peserta didik.
“Keberadaan Ponpes As Salam begitu humanis dan bersahaja. Lingkungannya asri, nyaman, serta harmonis. Ini menjadi modal penting dalam menciptakan suasana pendidikan yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Suhelmon juga menyampaikan kabar baik bagi dunia pesantren di Indonesia. Ia mengatakan pemerintah melalui Kementerian Agama tengah memperkuat perhatian terhadap lembaga pendidikan berbasis pesantren dengan membentuk Direktorat Jenderal Pesantren.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan pesantren sekaligus memperluas dukungan terhadap pengembangan lembaga pendidikan Islam di berbagai daerah.
“Ini menjadi kabar baik bagi pesantren. Dengan hadirnya Direktorat Jenderal Pesantren, ke depan pondok pesantren akan memperoleh perhatian yang lebih besar dari pemerintah, baik dari sisi pembinaan, pengembangan program maupun peningkatan kualitas pendidikan,” jelasnya.
Suhelmon optimistis Ponpes As Salam akan mampu memanfaatkan peluang tersebut untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan kepada para santri.
“Saya sangat yakin, di bawah kepemimpinan dan asuhan Gus Umar serta Gus Imam, Ponpes As Salam akan semakin maju dan berkembang serta menjadi salah satu pesantren yang diperhitungkan di Kabupaten Kuantan Singingi,” katanya.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes As Salam KH Ahmad Umar Saleh atau Gus Umar menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir, termasuk jajaran Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi serta para pemangku kepentingan yang selama ini memberikan dukungan terhadap perkembangan pesantren.
Ia mengatakan perjalanan Ponpes As Salam hingga berkembang seperti saat ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama kepercayaan para wali santri yang telah menitipkan pendidikan putra-putrinya di pesantren tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan dari Kemenag Kuansing serta seluruh stakeholder yang selama ini mendukung perkembangan Ponpes As Salam. Pesantren ini tidak akan berkembang tanpa dukungan banyak pihak,” ujar Gus Umar.
Menurut dia, kepercayaan masyarakat merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan terus meningkatkan kualitas pendidikan, pembinaan karakter, dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi para santri.
“Kami juga berterima kasih kepada seluruh wali santri yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada Ponpes As Salam. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan memberikan pendidikan terbaik,” tambahnya.
Kegiatan wisuda berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan wali santri, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah. Hadir dalam kesempatan tersebut Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kuansing Rini, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuantan Singingi Hevi H. Antoni, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat.
Momentum wisuda tersebut menjadi penanda keberhasilan para siswa dalam menyelesaikan jenjang pendidikan mereka sekaligus menjadi motivasi bagi para santri untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan berkontribusi bagi masyarakat.











