Kepala Desa Adat Kanekes Tegaskan Tak Ada Tarif Doa dan Ziarah di Wilayah Baduy

Jasa Maklon Sabun

Lebak, Jurnalkota.co.id

Kepala Desa Adat Kanekes, Jaro Oom, menegaskan bahwa tidak ada patokan harga, tarif, maupun mahar dalam bentuk apa pun terkait permintaan bimbingan syariat, doa, maupun kegiatan ziarah di wilayah Baduy Luar dan Baduy Dalam.

Penegasan tersebut disampaikan melalui surat imbauan bernomor 002/360206/Ds-Kan/2001/I/2026 yang dikeluarkan pada Senin (19/1/2026). Imbauan itu ditujukan kepada masyarakat maupun pengunjung yang datang ke wilayah adat Kanekes.

Kebijakan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama Lembaga Adat yang melibatkan unsur Tangtu tilu Jaro, tujuh Tanggungan dua Belas, serta seluruh komponen kepemimpinan adat Kanekes. Jaro Oom menekankan, seluruh proses yang berkaitan dengan syariat, doa, dan ziarah harus dilaksanakan berdasarkan prinsip keikhlasan, tanpa paksaan maupun transaksi materi.

“Kegiatan yang berkaitan dengan urusan syariat, permintaan doa, dan ziarah di wilayah masyarakat Baduy merupakan bagian dari nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh leluhur. Semua itu dilakukan dengan sepenuh hati dan niat yang tulus, bukan berdasarkan pertukaran nilai materi,” tulis Jaro Oom dalam surat imbauan tersebut.

Dalam surat yang sama, Lembaga Adat Kanekes juga menyatakan tidak bertanggung jawab apabila terdapat pihak-pihak yang memungut atau mengenakan biaya atas nama kegiatan syariat, doa, maupun ziarah. Praktik tersebut dinilai tidak sesuai dengan ketentuan dan prinsip yang berlaku dalam masyarakat adat Kanekes.

Jaro Oom pun mengimbau masyarakat serta para pengunjung untuk memahami dan menghormati aturan adat yang telah ditetapkan.

“Kami berharap nilai-nilai keikhlasan yang kami junjung tinggi dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” pungkasnya.

 

Penulis: Noma
Editor: Antoni

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *