Kisah Aqila, Siswa SMA Peraih Perunggu Judo untuk Tanjungpinang di Porprov Kepri

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Muhammad Aqila Alfikri harus membagi waktu antara sekolah dan latihan saat mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026. Perjuangan siswa kelas XII SMA Negeri 1 Tanjungpinang itu berbuah medali perunggu pada cabang judo kelas -73 kilogram.

Aqila merupakan salah satu atlet termuda dalam kontingen judo Kota Tanjungpinang. Ia menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) selama dua bulan untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan.

Di tengah persiapan tersebut, Aqila juga harus menyesuaikan jadwal latihan dengan kegiatan pendidikan. Ia mendapatkan dispensasi sekolah untuk mendukung keikutsertaannya membela Tanjungpinang.

“Saya sudah melakukan banyak hal, termasuk dispensasi sekolah, berjuang untuk nama Tanjungpinang,” kata Aqila saat ditemui di Aula Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tanjungpinang, Gedung 5 Lantai, Senggarang, Jumat (6/11/2026).

Menghadapi lawan yang rata-rata lebih senior, Aqila mengaku tetap percaya diri. Ia menyadari kemampuan fisiknya belum tentu setara dengan atlet lain, tetapi hal tersebut tidak mengurangi semangatnya untuk bertanding.

Pada pertandingan perorangan, Kamis (5/11/2026), Aqila berusaha memberikan penampilan terbaik bersama rekan-rekannya. Mereka membawa harapan untuk menyumbangkan medali emas bagi tuan rumah.

“Kami punya mental yang sangat kuat, optimistis dan ingin maksimal. Kami sudah optimistis bisa mendapatkan emas, tetapi tidak tahu takdir berkata apa. Yang penting, kami selalu berjuang habis-habisan dan memberikan kemampuan maksimal,” ujarnya.

Target emas itu belum terwujud bagi Aqila. Namun, ia berhasil menempati peringkat ketiga kelas -73 kilogram dan menyumbangkan perunggu bagi Tanjungpinang.

Aqila menjadi salah satu dari enam atlet judo Tanjungpinang yang meraih podium pada pertandingan perorangan. Kontingen tuan rumah mengumpulkan satu emas, satu perak, dan empat perunggu.

Medali emas diraih Azaryya Jefriko Alfian Aruan pada kelas -66 kilogram. Sementara itu, Bimantara Sakti meraih perak pada kelas -90 kilogram.

Selain Aqila, tiga atlet penyumbang perunggu ialah Felix Diego Martua Silalahi pada kelas -55 kilogram, Muhammad Farhan Gusnand pada kelas -60 kilogram, serta Daniel Febrico pada kelas +100 kilogram.

Kontingen judo Tanjungpinang diperkuat delapan atlet dengan latar belakang pelajar, pegawai negeri sipil (PNS), dan anggota kepolisian.

Lima atlet berasal dari SMA Negeri 1 Tanjungpinang dan satu atlet dari SMA Negeri 2 Tanjungpinang. Adapun dua atlet lainnya berasal dari unsur PNS dan kepolisian.

Bagi Aqila, keikutsertaan dalam Porprov juga membawa harapan agar judo semakin dikenal masyarakat, terutama generasi muda di Tanjungpinang.

Menurut dia, olahraga tersebut belum banyak dikenal dan diminati anak muda. Ia berharap semakin banyak pelajar tertarik mempelajari judo sehingga dapat muncul atlet-atlet baru yang kelak membela daerah.

“Harapan saya, ke depan judo ini bisa lebih dikenal. Anak-anak muda juga mau ikut, karena sekarang masih jarang yang mau mengikuti olahraga bela diri,” tuturnya.

Perjuangan Aqila dan rekan-rekannya berlanjut pada Jumat (6/11/2026). Mereka kembali membela Tanjungpinang dalam pertandingan nomor beregu antarkabupaten/kota pada Porprov VI Kepri 2026.

Jasa Maklon Skincare Tangerang Supplier Sabun Cair

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *