Jakarta, Jurnalkota.co.id
Unsur Komando Armada I (Koarmada I) yang tergabung dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) TNI Angkatan Laut (AL) Tahun 2026 menggelar apel kesiapan pasukan di Dermaga Pondok Dayung, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Apel tersebut menjadi bagian awal dari rangkaian latihan terpadu yang melibatkan berbagai satuan TNI AL. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) sebelum memasuki tahapan manuver lapangan.
Sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) turut ambil bagian dalam latihan tersebut, di antaranya KRI Bung Tomo-357, KRI John Lie-358, KRI Raden Eddy Martadinata-992, KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Kerambit-627, KRI Halasan-630, KRI Sultan Hasanuddin-366, serta KRI Teluk Sinabang-924. Seluruh unsur tersebut disiapkan untuk mendukung pelaksanaan operasi laut secara terpadu dan terkoordinasi.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan manuver lapangan yang dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 24 April 2026 di perairan Laut Jawa. Dalam tahap ini, prajurit akan menjalani berbagai skenario latihan yang dirancang untuk menguji kemampuan operasional, koordinasi lintas satuan, hingga kesiapan tempur dalam menghadapi dinamika operasi laut.
Komandan KRI Bung Tomo-357 Kolonel Laut (P) Riyanto Agus Wibowo mengatakan, Latopslagab menjadi sarana penting untuk meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus memperkuat sinergi antarunsur TNI AL.
“Melalui latihan ini, kami berharap seluruh prajurit dan alutsista mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta soliditas dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia,” ujar Riyanto.
Ia menambahkan, latihan yang dilaksanakan secara terencana dan berkesinambungan menjadi kunci dalam menjaga kesiapan tempur TNI AL, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah maritim.
Latopslagab TNI AL 2026 juga menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam membina kekuatan yang profesional, modern, dan tangguh. Dengan kesiapan yang optimal, diharapkan setiap unsur mampu menjalankan tugas secara efektif dalam menjaga stabilitas dan keamanan perairan nasional.














