Lingga, Jurnalkota.co.id
Suasana haru menyelimuti halaman Masjid Jami’ Sultan Lingga, Senin (20/4/2026) pagi. Satu per satu jemaah haji berpamitan dengan keluarga, memeluk erat anak, pasangan, hingga orang tua sebelum memulai perjalanan panjang menuju Tanah Suci.
Di tengah momen penuh emosi itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lingga hadir memberikan pengawalan bagi 30 jemaah haji yang akan diberangkatkan menuju Pelabuhan Sei Tenam. Pengawalan dilakukan untuk memastikan perjalanan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga titik keberangkatan.
Sejak pukul 07.00 WIB, rombongan jemaah mulai bergerak meninggalkan masjid. Isak tangis keluarga yang mengantar terdengar bersahut-sahutan, mengiringi langkah para tamu Allah yang akan menunaikan ibadah haji.
Beberapa jemaah terlihat tak kuasa menahan haru. Ada yang berulang kali menoleh ke arah keluarga, melambaikan tangan dengan mata berkaca-kaca, seolah ingin mengabadikan momen perpisahan tersebut.
Di sisi lain, aparat kepolisian tampak sigap mengawal perjalanan. Bripka Iwan Santoso dan Brigpol Eka H. Yerli memimpin pengamanan di lapangan, mengatur lalu lintas dan memastikan jalur yang dilalui rombongan tetap steril dari hambatan.
Kasat Lantas Polres Lingga, IPTU Moch. Fahmi Prakasa, mengatakan bahwa kehadiran polisi dalam pengawalan ini tidak hanya untuk menjaga kelancaran perjalanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan ketenangan bagi para jemaah dan keluarga yang melepas.
“Ini bukan sekadar pengawalan lalu lintas, tetapi bentuk kepedulian kami agar para jemaah bisa berangkat dengan perasaan tenang, nyaman, dan penuh kekhusyukan,” ujar Fahmi.
Menurut dia, momen keberangkatan haji merupakan peristiwa penting yang sarat makna, tidak hanya bagi jemaah, tetapi juga keluarga yang ditinggalkan. Karena itu, Polri berupaya hadir untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar tanpa gangguan.
Sepanjang perjalanan menuju Pelabuhan Sei Tenam, rombongan jemaah mendapat pengawalan ketat. Kendaraan berjalan tertib dengan iringan aparat yang membuka jalur, sehingga perjalanan dapat ditempuh tanpa kendala berarti.
Setibanya di pelabuhan, para jemaah kembali disambut suasana haru. Keluarga yang ikut mengantar hingga titik terakhir tampak memberikan doa dan pesan terakhir sebelum perpisahan benar-benar terjadi.
“Jaga kesehatan, fokus ibadah,” terdengar salah satu keluarga berpesan, sambil menggenggam tangan jemaah yang hendak berangkat.
Seluruh rangkaian kegiatan pengawalan berlangsung aman dan lancar. Para jemaah kemudian melanjutkan perjalanan menuju embarkasi sebagai tahap berikutnya sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Polres Lingga memastikan akan terus memberikan pelayanan terbaik dalam setiap tahapan keberangkatan jemaah haji, sebagai wujud kehadiran negara dalam mengawal perjalanan ibadah masyarakat.








