Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IV Batam menjalankan program Kampung Bahari Nusantara bertajuk “Penyengat Warna-Warni” di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Program yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut tersebut diisi dengan pengecatan rumah warga, bakti sosial, pelayanan kesehatan gratis, pembagian paket sembako, serta pemberian santunan kepada anak yatim.
Kegiatan itu dipusatkan di Pelataran Balai Adat Indera Perkasa, Pulau Penyengat, Sabtu (12/9/2026). Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Zulhidayat hadir mewakili Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Komandan Kodaeral IV Batam Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko mengatakan, program Kampung Bahari Nusantara merupakan wujud kepedulian dan pengabdian TNI Angkatan Laut kepada masyarakat pesisir, khususnya warga Pulau Penyengat.
Menurut Berkat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI Angkatan Laut dan masyarakat. Kedekatan dengan warga dinilai penting dalam memperkuat kebersamaan sekaligus membangun wilayah pesisir sebagai bagian dari kekuatan maritim Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan pengabdian TNI Angkatan Laut kepada masyarakat pesisir Pulau Penyengat. Program ini sekaligus menjadi upaya mempererat hubungan dan kedekatan dengan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Berkat.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa upaya membangun kekuatan maritim Indonesia tidak dapat dilakukan TNI Angkatan Laut seorang diri. Dukungan serta keterlibatan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan.
“Kami menyadari TNI Angkatan Laut tidak dapat berdiri sendiri dalam membangun kekuatan maritim Indonesia. Karena itu, sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh masyarakat sangat diperlukan,” katanya.
Selain menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan, Kodaeral IV Batam melakukan perawatan sekaligus pengecatan dinding dan atap rumah warga di kawasan pesisir Pulau Penyengat. Pengecatan rumah tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (18/9/2026).
Rumah-rumah warga akan dicat menggunakan beragam warna sehingga kawasan permukiman pesisir Pulau Penyengat terlihat lebih rapi, cerah, dan menarik. Program tersebut diharapkan dapat menghadirkan wajah baru kawasan pesisir tanpa menghilangkan identitas Pulau Penyengat.
Pengecatan juga diharapkan memperkuat daya tarik visual Pulau Penyengat, terutama ketika kawasan permukiman dilihat dari perairan. Deretan rumah berwarna-warni diyakini dapat memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan yang melintasi perairan di depan pulau tersebut.
“Harapannya, rumah warga yang berada di kawasan pesisir Pulau Penyengat terlihat lebih indah dengan nuansa warna-warni. Ketika masyarakat melintasi perairan di depan Pulau Penyengat, mereka dapat melihat keindahan rumah-rumah di kawasan pesisir,” tutur Berkat.
Sekda Kota Tanjungpinang Zulhidayat mengapresiasi pelaksanaan program Kampung Bahari Nusantara tersebut. Ia juga menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI Angkatan Laut kepada seluruh jajaran TNI AL.
Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat menyampaikan terima kasih kepada TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral IV Batam, karena telah memberikan perhatian kepada masyarakat Pulau Penyengat melalui kegiatan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga.
Menurut dia, manfaat kegiatan tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi penataan lingkungan. Bakti sosial dan pelayanan kesehatan gratis yang disediakan juga membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk warga lanjut usia dan kelompok yang membutuhkan.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral IV Batam, yang telah melaksanakan program ini,” kata Zulhidayat.
Ia menilai program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan, perekonomian, dan keindahan Pulau Penyengat. Penataan kawasan pesisir melalui pengecatan rumah warga juga dinilai berpotensi memperkuat daya tarik Pulau Penyengat sebagai salah satu tujuan wisata di Kota Tanjungpinang.
“Tentu kegiatan ini sangat membantu masyarakat Kota Tanjungpinang, khususnya warga Pulau Penyengat, baik dari sisi kesehatan, ekonomi maupun keindahan kawasan. Semoga program seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Pulau Penyengat merupakan salah satu kawasan yang memiliki nilai penting bagi Kota Tanjungpinang. Selain menjadi tempat tinggal masyarakat, pulau tersebut dikenal sebagai kawasan bersejarah dan tujuan wisata. Karena itu, upaya menjaga kebersihan, kerapian, dan keindahan lingkungannya memerlukan keterlibatan berbagai pihak.
Melalui kegiatan “Penyengat Warna-Warni”, sinergi TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan terus terbangun. Kolaborasi tersebut diperlukan agar penataan kawasan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan itu, Kodaeral IV Batam juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga dan lansia di Pulau Penyengat. Santunan turut diberikan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.
Selain itu, pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dibuka bagi seluruh warga. Kehadiran layanan tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan awal sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan masing-masing.
Program Kampung Bahari Nusantara itu menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 TNI Angkatan Laut yang tidak hanya berlangsung secara seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kegiatan sosial, kesehatan, dan penataan lingkungan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir.










