Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengukuhkan 11 ketua RW dan 55 pengurus RW dari empat kelurahan di Kecamatan Tanjungpinang Kota, Senin (21/9/2026).
Pengukuhan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Tanjungpinang Kota itu dilakukan untuk memperkuat kelembagaan di tingkat lingkungan, terutama dalam membantu pelayanan pemerintah dan menjembatani kebutuhan masyarakat.
Sebanyak 11 RW tersebut tersebar di empat kelurahan, yakni lima RW di Kelurahan Kampung Bugis serta masing-masing dua RW di Kelurahan Senggarang, Tanjungpinang Kota, dan Penyengat.
Lis Darmansyah mengatakan, RW memiliki posisi penting karena berhadapan langsung dengan masyarakat. Kedekatan itu membuat pengurus RW dapat mengetahui kondisi, kebutuhan, dan berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masing-masing.
“RW merupakan bagian penting dalam membantu pemerintah di tingkat masyarakat. Karena itu, struktur dan kepengurusannya perlu kita benahi,” kata Lis Darmansyah.
Menurut dia, tanggung jawab sebagai pengurus RW merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik. Pengurus diharapkan tidak hanya menangani urusan administratif, tetapi juga berperan aktif membantu pemerintah menyelesaikan persoalan warga.
“Ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik, sekaligus untuk menjawab berbagai persoalan yang ada di lingkungan,” ujarnya.
Lis Darmansyah menilai, pembenahan kepengurusan diperlukan agar kelembagaan RW berjalan lebih tertib dan mampu menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.
Selain memperkuat kelembagaan, Lis Darmansyah meminta para pengurus RW membantu pemerintah membenahi data kependudukan. Sebagai unsur yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, pengurus RW dinilai memiliki posisi strategis dalam memastikan data warga sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Data kependudukan juga harus kita benahi. Jangan sampai data yang kita miliki tidak sesuai dengan kondisi masyarakat yang sebenarnya,” kata Lis Darmansyah.
Ia mengatakan, data kependudukan menjadi dasar pemerintah dalam merencanakan program dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ketidakakuratan data dapat membuat program bantuan maupun pelayanan publik tidak tepat sasaran.
“Data menjadi dasar dalam memberikan pelayanan dan menyusun berbagai program pemerintah,” ujarnya.
Karena itu, komunikasi dan koordinasi antara pengurus RW, kelurahan, dan kecamatan perlu terus diperkuat. Setiap perubahan data maupun persoalan yang ditemukan di lingkungan diharapkan segera disampaikan kepada pemerintah.
Untuk mendukung pelaksanaan tugas tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang akan memberikan pembekalan dan pelatihan kepada para pengurus RW.
Pembekalan itu antara lain berkaitan dengan sistem manajemen kelembagaan serta sejumlah pengetahuan yang menunjang pelaksanaan tugas pengurus RW di lapangan.
Lis Darmansyah juga mengajak para ketua dan pengurus RW membangun komunikasi serta menjaga kebersamaan dengan masyarakat dan unsur pemerintahan di wilayah masing-masing.
Setiap persoalan yang ditemukan di lingkungan diharapkan dapat segera dikoordinasikan sehingga penanganannya berlangsung lebih cepat dan tepat.
“Yang masih kurang, mari kita benahi bersama. Yang sudah baik, kita pertahankan dan tingkatkan,” tutur Lis Darmansyah.
Ia meminta pengurus RW memberikan pelayanan terbaik kepada warga dan menjadikan lingkungan tempat tinggal sebagai ruang untuk terus memberikan manfaat.
“Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan jadikan lingkungan tempat kita berdomisili sebagai ruang untuk terus berbuat kebaikan,” pesannya.
Sementara itu, Camat Tanjungpinang Kota Ridwan Budo mengatakan, penguatan peran RW perlu didukung melalui sinergi dengan pemerintah kelurahan, kecamatan, dan unsur terkait.
Koordinasi tersebut diperlukan untuk mempercepat penyampaian informasi sekaligus membantu penanganan berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.
Menurut Ridwan, kedekatan RW dengan masyarakat memungkinkan pemerintah memperoleh informasi mengenai kondisi serta kebutuhan warga secara lebih cepat.
Dengan kepengurusan yang tertata, data kependudukan yang akurat, serta koordinasi yang baik, keberadaan RW diharapkan semakin memperkuat pelayanan pemerintah yang dekat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Yoni Fadri, Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Elfiani Sandri, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Hadir pula para lurah se-Kecamatan Tanjungpinang Kota, tokoh masyarakat, pengurus lembaga pemberdayaan masyarakat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas setempat.









