Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang menjadi teladan dalam membangun budaya taat pajak dan tertib administrasi. Salah satu bentuk keteladanan yang ditekankan adalah memastikan setiap transaksi yang berkaitan dengan retribusi atau pungutan daerah dilakukan sesuai ketentuan, termasuk tidak membayar parkir apabila tidak menerima tiket sebagai bukti pembayaran.
Pesan tersebut disampaikan Lis Darmansyah saat memberikan arahan kepada jajaran ASN, Kamis (23/7/2026). Menurut dia, perubahan budaya birokrasi yang berintegritas harus dimulai dari kebiasaan-kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Lis Darmansyah menegaskan, setiap aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh bagi masyarakat dalam mematuhi aturan. Karena itu, ASN tidak hanya dituntut bekerja secara profesional, tetapi juga menunjukkan perilaku yang mencerminkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
“Kalau menggunakan kendaraan dan parkir tidak diberi tiket, tidak usah dibayar. Itu sebagai tanda bahwa kita adalah pembayar pajak yang baik,” kata Lis Darmansyah.
Menurut Lis Darmansyah, tiket parkir bukan sekadar secarik kertas, melainkan bukti bahwa transaksi telah dilakukan sesuai mekanisme yang ditetapkan. Keberadaan tiket juga menjadi bagian penting dari sistem akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Ia menjelaskan, apabila masyarakat terbiasa meminta atau menerima bukti pembayaran setiap kali melakukan transaksi, maka potensi kebocoran penerimaan daerah dapat diminimalkan. Pada saat yang sama, kebiasaan tersebut akan membangun budaya administrasi yang lebih tertib dan transparan.
“Hal-hal kecil seperti ini sering kali dianggap sepele. Padahal, dari kebiasaan sederhana itulah kita membangun budaya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan,” ujarnya.
Lis Darmansyah mengatakan, ASN memiliki posisi strategis sebagai representasi pemerintah di tengah masyarakat. Sikap dan perilaku aparatur akan menjadi cerminan kualitas pelayanan publik sekaligus memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Oleh karena itu, ia berharap seluruh ASN mampu menunjukkan integritas dalam setiap aktivitas, baik saat menjalankan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap administrasi perpajakan dan retribusi, Lis Darmansyah juga menekankan agar seluruh aparatur bekerja dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.
Ia meminta setiap ASN menghindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik maupun merugikan institusi tempat mereka mengabdi.
“Bekerjalah dengan baik, bekerjalah dengan tanggung jawab dan komitmen bahwa kita punya satu tujuan yang sama,” ujarnya.
Menurut Lis Darmansyah, tujuan tersebut adalah menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Karena itu, setiap aparatur harus memiliki semangat melayani, bukan sekadar menjalankan rutinitas pekerjaan.
Ia menilai pelayanan publik yang baik tidak hanya diukur dari kecepatan atau kemudahan layanan, tetapi juga dari sikap aparatur yang jujur, disiplin, transparan, dan mampu menjadi teladan dalam menaati peraturan.
Lis Darmansyah menambahkan, upaya meningkatkan kepatuhan terhadap aturan harus dimulai dari lingkungan pemerintahan terlebih dahulu. Ketika aparatur mampu menunjukkan perilaku yang baik, masyarakat akan lebih mudah mengikuti dan menumbuhkan kesadaran untuk turut mematuhi ketentuan yang berlaku.
Menurut dia, membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas merupakan tanggung jawab bersama seluruh ASN, tanpa memandang jabatan maupun unit kerja. Setiap pegawai memiliki peran penting dalam menjaga kredibilitas pemerintah melalui tindakan nyata yang dilakukan setiap hari.
Ia berharap komitmen tersebut terus dijaga sehingga budaya disiplin, transparansi, dan akuntabilitas dapat semakin mengakar di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.
“Tujuan kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjadi contoh yang baik. Itu yang harus terus kita pegang dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara,” tutup Lis Darmansyah.








