Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bertindak sebagai inspektur upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (17/8/2026).
Upacara tersebut menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI di tingkat Kota Tanjungpinang.
Sejumlah pejabat daerah turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tanjungpinang.
Hadir pula Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tanjungpinang Handayani.
Mantan Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan juga mengikuti upacara tersebut. Suryatati pernah memimpin Kota Tanjungpinang selama dua periode, yakni 2003–2008 dan 2008–2013.
Kehadiran kepala daerah, unsur Forkopimda, pejabat pemerintah, serta mantan wali kota menunjukkan kebersamaan berbagai unsur dalam memperingati Hari Kemerdekaan.
Peserta upacara terdiri dari personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Tanjungpinang, dan instansi vertikal.
Selain itu, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan pelajar turut bergabung dalam barisan peserta.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menggambarkan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi juga momentum bersama seluruh masyarakat.
Ketua DPRD bacakan teks Proklamasi
Dalam rangkaian upacara, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Agus Djurainto mendapat tugas membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Pembacaan teks Proklamasi menjadi salah satu bagian utama dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan. Teks tersebut mengingatkan kembali pada peristiwa 17 Agustus 1945, ketika Soekarno dan Mohammad Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.
Pembacaan Proklamasi juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dirasakan saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan dan pendahulu bangsa.
Sementara itu, Kapten Pom Fany Ludiana bertindak sebagai komandan upacara. Ia menjabat sebagai Komandan Satuan Polisi Militer Angkatan Udara (Dansatpomau) Lanud Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.
Fany merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 2014. Sebagai komandan upacara, ia bertanggung jawab memimpin pasukan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai susunan upacara.
Pelaksanaan upacara melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat upacara, pasukan, pengibar bendera, hingga peserta yang mengikuti jalannya peringatan dari awal sampai selesai.
Pelajar kibarkan duplikat Bendera Pusaka
Salah satu bagian penting dalam upacara tersebut adalah pengibaran duplikat Bendera Pusaka. Tugas itu dipercayakan kepada putra-putri terbaik Kota Tanjungpinang yang telah menjalani rangkaian seleksi dan persiapan.
Nindia Kanesa, pelajar SMA Negeri 1 Tanjungpinang, dipercaya bertugas sebagai pembawa baki.
Adapun Akbar Putra Weldi dari SMA Negeri 4 Tanjungpinang bertugas sebagai pengerek bendera.
Muhammad Dafa Alpafianderi dari SMA Negeri 1 Tanjungpinang bertugas sebagai pengulur bendera. Sementara Bintang Raisa Putra Pratama dari SMA Negeri 2 Tanjungpinang menjalankan tugas sebagai pembentang bendera.
Keempat pelajar tersebut menjalankan peran masing-masing dalam prosesi pengibaran duplikat Bendera Pusaka.
Penugasan sebagai anggota pasukan pengibar bendera menjadi sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Mereka membawa nama sekolah, keluarga, dan Kota Tanjungpinang dalam salah satu prosesi terpenting pada peringatan Hari Kemerdekaan.
Keterlibatan para pelajar juga menjadi bagian dari pendidikan kebangsaan bagi generasi muda. Melalui tugas itu, mereka belajar mengenai kedisiplinan, kekompakan, kepemimpinan, dan tanggung jawab.
Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Tema tersebut menjadi arah dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja, pembangunan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kedaulatan tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan menjaga wilayah dan kehormatan negara. Kedaulatan juga berkaitan dengan kemampuan masyarakat serta pemerintah daerah membangun kekuatan ekonomi, sosial, dan budaya secara mandiri.
Sementara itu, keadilan diwujudkan melalui pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Pemerataan akses terhadap pelayanan publik menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.
Adapun kemakmuran berkaitan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan, membuka kesempatan kerja, dan menciptakan ruang bagi masyarakat untuk berkembang.
Bagi jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang, peringatan Hari Kemerdekaan menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjalankan pembangunan yang berpihak kepada kebutuhan masyarakat.
Peringatan tersebut juga menjadi momentum bagi ASN untuk memperkuat tanggung jawab dan pengabdian dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Bagi mahasiswa dan pelajar, upacara detik-detik Proklamasi menjadi ruang untuk mengenal kembali perjalanan bangsa serta menumbuhkan penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan.
Sementara bagi masyarakat, peringatan Hari Kemerdekaan menjadi momentum untuk menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan berkontribusi sesuai peran masing-masing.
Upacara di halaman Kantor Wali Kota Tanjungpinang itu tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga pengingat atas tanggung jawab seluruh elemen masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.
Melalui peringatan HUT ke-81 RI, semangat perjuangan para pendiri bangsa diharapkan terus hidup dalam kerja, pembangunan, pelayanan, dan pengabdian untuk mewujudkan masyarakat yang berdaulat, adil, dan makmur.












