Jakarta, Jurnalkota.co.id
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah meminta dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan sejumlah infrastruktur strategis di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Permintaan tersebut disampaikan Lis Darmansyah saat bertemu Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Dalam pertemuan itu, Lis Darmansyah mengusulkan sejumlah program pembangunan, antara lain pembangunan rumah sakit, peningkatan dan pembangunan jalan, serta penanganan banjir.
Menurut Lis Darmansyah, dukungan infrastruktur diperlukan untuk meningkatkan pelayanan publik, memperkuat konektivitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Tanjungpinang.
Ia mengatakan, Tanjungpinang memiliki posisi strategis sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Riau dan Pusat Kegiatan Wilayah (PKW). Kota tersebut juga menjadi bagian dari Kawasan Strategis Nasional (KSN) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam-Bintan-Karimun (KPBPB-BBK).
Selain itu, Tanjungpinang dinilai memiliki peran penting dalam pengembangan sektor pariwisata di wilayah barat Indonesia.
“Posisi strategis Tanjungpinang tentunya harus diikuti dengan dukungan infrastruktur yang memadai. Karena itu, kami menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan kepada pemerintah pusat agar dapat menjadi bagian dari prioritas pembangunan nasional,” ujar Lis Darmansyah.
Lis Darmansyah menuturkan, pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik dan aktivitas perekonomian daerah.
Karena itu, pembangunan rumah sakit, peningkatan jaringan jalan, dan penanganan banjir dinilai perlu segera mendapatkan perhatian. Ketiga sektor tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat dan perkembangan kawasan perkotaan.
Namun, Lis Darmansyah mengakui keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi salah satu kendala dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diperlukan untuk mempercepat realisasi program.
“Persoalan infrastruktur tidak dapat ditangani secara parsial. Dibutuhkan sinergi pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan dapat dilakukan secara bertahap, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Lis Darmansyah.
Ia berharap sejumlah usulan tersebut dapat dipertimbangkan dalam penyusunan program dan pengalokasian anggaran pemerintah pusat, khususnya untuk mendukung pembangunan infrastruktur dasar di Tanjungpinang.
“Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian dan memprioritaskan dukungan pembangunan di Tanjungpinang,” ujarnya.
Menurut Lis Darmansyah, dukungan tersebut penting untuk memperkuat peran Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi, pusat pertumbuhan ekonomi dalam kawasan strategis nasional, sekaligus destinasi pariwisata.
Sementara itu, Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan kementeriannya menerima sejumlah usulan yang disampaikan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Usulan tersebut selanjutnya akan dibahas dan dikaji berdasarkan kewenangan serta perencanaan pembangunan pemerintah pusat.
“Usulan yang disampaikan kami terima untuk dibahas dan dikaji bersama. Kementerian Pekerjaan Umum mendukung peningkatan infrastruktur di daerah demi pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia,” kata Dody.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara Pemko Tanjungpinang dan pemerintah pusat. Pemerintah daerah berharap kebutuhan infrastruktur Tanjungpinang dapat ditindaklanjuti secara bertahap dan diselaraskan dengan program pembangunan nasional.














