Lingga, Jurnalkota.co.id
Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Resun, Kabupaten Lingga, menggelar audiensi dengan Bupati Lingga Muhammad Nizar di Gedung Daerah, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), pada Kamis, 17 Juli 2025.

Pertemuan itu turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Lingga Maratusholiha dan Kepala Desa Resun, Hairul Mazi. Audiensi berlangsung hangat dan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penanganan stunting, penguatan peran Posyandu, hingga ketahanan pangan di tingkat desa.
“Pertemuan ini penuh makna. Bupati Lingga memberikan arahan dan motivasi kepada kami agar terus berkontribusi dalam mendukung program pemerintah, khususnya penanganan stunting yang masih menjadi tantangan di daerah ini,” kata Muhammad Zainal, perwakilan mahasiswa KKN STISIPOL Raja Haji, Jumat, 18 Juli 2025.
Bupati Nizar, menurut Zainal, juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat. Salah satu fokus utama pemerintah daerah, kata Zainal, adalah memperkuat ketahanan pangan yang masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Lingga.
“Bapak Bupati juga mendorong agar koperasi Merah Putih bisa terbentuk di setiap desa di Lingga,” ujar Zainal.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Lingga Maratusholiha menyampaikan perlunya revitalisasi Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar, terutama dalam penanganan gizi dan pencegahan stunting.
“Mahasiswa KKN bisa ambil peran dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, termasuk mendorong ketahanan pangan rumah tangga. Lingga saat ini masih berada di peringkat kedua provinsi dengan angka stunting tertinggi. Peran aktif mahasiswa sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Menutup audiensi, Zainal menegaskan komitmen kelompoknya untuk turut serta menyukseskan program-program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.
“Kami siap berkontribusi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait program stunting, baik melalui sosialisasi maupun pendampingan masyarakat. Insha Allah, kami akan berupaya mewujudkan Lingga yang sehat dan sejahtera,” tutup Zainal. (Antoni)














