Menteri PU Kaji Jalan Tol Pekanbaru–Kuansing, Dukung Pacu Jalur dan Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Jasa Maklon Sabun

Kuantan Singingi, Jurnalkota.co.id

Harapan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi untuk memiliki akses transportasi yang lebih cepat dan modern kembali menguat. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan pemerintah pusat akan mengkaji rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan Pekanbaru dengan Kabupaten Kuantan Singingi sebagai bagian dari penguatan konektivitas wilayah, sekaligus mendukung penyelenggaraan Pacu Jalur, salah satu agenda budaya nasional yang menjadi kebanggaan Provinsi Riau.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri PU saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kuantan Singingi untuk meresmikan jaringan irigasi persawahan di Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya, Selasa (4/8/2026).

Kunjungan itu tidak hanya menjadi momentum peresmian infrastruktur pertanian, tetapi juga membuka peluang pengembangan infrastruktur strategis yang dinilai mampu mendorong percepatan pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri PU didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, Plt Bupati Kuantan Singingi Muklisin, Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, Penjabat Sekretaris Daerah Muradi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Deflides Gusni, Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfoss) Kuansing Hevi H. Antoni, Kabag Umum Deswan Antoni, serta Kabag Protokol Zainal Abidin.

Di hadapan masyarakat, tokoh daerah, dan tamu undangan, Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemerintah pusat melihat Kuantan Singingi sebagai daerah yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Selain dikenal sebagai salah satu lumbung pertanian di Provinsi Riau, Kuansing juga memiliki kekayaan budaya yang telah dikenal secara nasional melalui tradisi Pacu Jalur.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur jalan yang memadai menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan potensi tersebut.

“Kami akan mengkaji pembangunan jalan tol Pekanbaru–Kuantan Singingi. Akses yang lebih baik akan mempercepat mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mendukung Pacu Jalur sebagai agenda budaya nasional yang memiliki daya tarik luar biasa,” ujar Dody Hanggodo.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur tidak hanya bertujuan memperpendek waktu tempuh antardaerah, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan daya saing ekonomi, memperluas akses investasi, dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Menurut Dody, konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, mengurangi biaya logistik, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi antara Kuantan Singingi dengan Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau.

Selain sektor pertanian, keberadaan jalan tol juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata. Dengan akses yang lebih cepat dan nyaman, jumlah wisatawan yang datang ke Kuantan Singingi diperkirakan akan meningkat, terutama saat penyelenggaraan Pacu Jalur, yang setiap tahun menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pacu Jalur merupakan tradisi lomba perahu panjang yang telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi salah satu ikon budaya Provinsi Riau. Ribuan pengunjung selalu memadati tepian Sungai Kuantan untuk menyaksikan perlombaan tersebut, sehingga kebutuhan akan akses transportasi yang memadai menjadi semakin penting.

Dody menilai, pengembangan infrastruktur harus dilakukan secara terintegrasi agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

“Peningkatan konektivitas merupakan salah satu kunci percepatan pembangunan daerah. Infrastruktur jalan yang memadai akan membuka peluang investasi baru, meningkatkan arus wisatawan, serta memperkuat daya saing ekonomi masyarakat Kuantan Singingi,” katanya.

Sementara itu, Plt Bupati Kuantan Singingi Muklisin menyambut positif rencana kajian pembangunan jalan tol tersebut. Ia menilai, wacana itu menjadi angin segar sekaligus harapan besar bagi masyarakat yang selama ini menginginkan akses transportasi yang lebih cepat menuju Pekanbaru.

Menurut Muklisin, keberadaan jalan tol akan memberikan dampak yang luas bagi berbagai sektor pembangunan di Kuantan Singingi, mulai dari perdagangan, pertanian, pariwisata, hingga investasi.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Menteri PU. Jika rencana ini dapat terwujud, tentu akan menjadi lompatan besar bagi pembangunan Kuantan Singingi. Selain mendukung Pacu Jalur, jalan tol ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Muklisin.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi siap memberikan dukungan penuh terhadap setiap tahapan kajian yang dilakukan pemerintah pusat, termasuk penyediaan data maupun koordinasi lintas sektor yang diperlukan dalam proses perencanaan.

Muklisin berharap kajian tersebut dapat berjalan sesuai tahapan sehingga nantinya dapat menjadi bagian dari program prioritas pembangunan infrastruktur nasional.

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat Kuantan Singingi, pembangunan jalan tol juga diproyeksikan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Riau. Jalur tersebut diharapkan menjadi koridor baru yang mempercepat mobilitas barang dan jasa, memperlancar distribusi hasil perkebunan dan pertanian, serta meningkatkan efisiensi biaya logistik.

Di sisi lain, keberadaan jalan tol diyakini akan memperkuat posisi Kuantan Singingi sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah selatan Provinsi Riau.

Meski demikian, Menteri PU menegaskan bahwa rencana pembangunan jalan tol Pekanbaru–Kuantan Singingi masih berada pada tahap kajian awal. Seluruh aspek, mulai dari kebutuhan, manfaat ekonomi, kelayakan teknis, hingga kesesuaian dengan prioritas pembangunan nasional akan menjadi bagian dari proses evaluasi sebelum keputusan lebih lanjut diambil.

Dengan adanya komitmen pemerintah pusat untuk melakukan kajian tersebut, masyarakat Kuantan Singingi berharap pembangunan infrastruktur strategis itu dapat menjadi kenyataan di masa mendatang. Jika terealisasi, jalan tol Pekanbaru–Kuantan Singingi diyakini tidak hanya akan mempercepat akses menuju pusat ekonomi Provinsi Riau, tetapi juga memperkuat sektor pertanian, meningkatkan daya tarik wisata budaya Pacu Jalur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *