Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, secara resmi menutup gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XX tingkat Kota Tanjungpinang Tahun 2026 di pelataran Melayu Square, Jalan Hang Tuah, Sabtu (2/5/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung sejak 27 April 2026 itu tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga menghadirkan nuansa religius dan semarak kebersamaan masyarakat. Berbagai cabang musabaqah diperlombakan, mulai dari tilawah, hifzil Qur’an, hingga cabang hadits, yang diikuti kafilah dari seluruh kecamatan di Kota Tanjungpinang.
Selain itu, pelaksanaan MTQH juga diramaikan dengan MTQH Expo 2026 yang menampilkan produk ekonomi kreatif serta bazar UMKM lokal. Kehadiran expo tersebut menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus membuka ruang promosi bagi pelaku usaha kecil dan menengah di daerah.
Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Kecamatan Tanjungpinang Kota kembali keluar sebagai juara umum. Capaian ini menjadi kali kedua bagi kecamatan tersebut meraih gelar tertinggi pada ajang MTQH tingkat kota.
Adapun posisi kedua diraih Kecamatan Bukit Bestari, disusul Kecamatan Tanjungpinang Timur di peringkat ketiga, dan Kecamatan Tanjungpinang Barat di posisi keempat.
Dalam sambutannya, Lis Darmansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQH XX, mulai dari panitia, dewan hakim, peserta, hingga masyarakat yang turut meramaikan kegiatan tersebut.
“Keberhasilan pelaksanaan MTQH ini merupakan hasil kerja bersama. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung sehingga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” ujar Lis Darmansyah.
Ia juga mendorong para peserta, khususnya para juara, untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi MTQH tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
“Prestasi yang diraih hari ini tentu menjadi langkah awal untuk meraih hasil yang lebih tinggi. Teruslah berlatih dan tingkatkan kemampuan. Sementara bagi yang belum berhasil, jangan menyerah. Jadikan ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan berkembang,” katanya.
Lis Darmansyah menegaskan, MTQH tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan, tetapi juga merupakan sarana strategis untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut dia, melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, memperdalam pemahaman keislaman, serta menanamkan nilai-nilai moral dan kebangsaan.
“MTQH harus mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang yang juga Ketua LPTQ Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, mengingatkan para juara untuk mempersiapkan diri secara maksimal menjelang MTQH tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang rencananya akan digelar di Kota Tanjungpinang.
Ia menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan melalui pelatihan intensif agar para kafilah mampu tampil optimal di tingkat provinsi.
“Kami berharap para juara dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama Kota Tanjungpinang di tingkat provinsi. Bagi peserta yang belum meraih juara, teruslah berlatih dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk meraih keberhasilan di kesempatan berikutnya,” ujar Raja Ariza.
Penutupan MTQH XX tersebut ditandai dengan penyerahan piala dan penghargaan kepada para juara, serta berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Melayu Square.














