Lingga, Jurnalkota.co.id
Kepolisian Resor Lingga melalui Satuan Samapta (Sat Samapta) terus memperkuat upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan mengintensifkan patroli sambang di sejumlah wilayah, Minggu (12/4/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai strategi preventif untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan, sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan melalui Kasat Samapta IPTU Arfen menjelaskan, patroli sambang difokuskan pada titik-titik strategis seperti kawasan permukiman, pasar, pusat pertokoan, hingga fasilitas umum di wilayah Dabo Singkep.
“Patroli sambang ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami tidak hanya berkeliling, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga untuk menyerap informasi dan mendengarkan aspirasi mereka,” ujar Arfen.
Menurut dia, pendekatan dialogis tersebut dinilai efektif untuk mengidentifikasi potensi gangguan kamtibmas sejak dini, sekaligus membangun rasa kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Di sisi lain, kehadiran patroli polisi juga dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Salah satu warga Dabo Singkep, Rahmat (45), mengaku merasa lebih aman sejak patroli rutin semakin sering dilakukan, terutama pada malam hari.
“Kalau malam sekarang lebih tenang, apalagi polisi sering lewat dan menyapa. Kami jadi merasa diperhatikan dan lebih aman,” kata Rahmat.
Hal senada disampaikan Siti (38), seorang pedagang di kawasan pasar Dabo Singkep. Ia menilai patroli yang dilakukan polisi tidak hanya memberi rasa aman, tetapi juga membantu mencegah potensi tindak kriminal di area usaha.
“Biasanya kalau sudah malam agak khawatir, tapi sekarang lebih nyaman. Polisi juga sering kasih imbauan, jadi kami lebih waspada,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan, seperti pencurian, penipuan, hingga peredaran barang ilegal.
Masyarakat pun diajak untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan melalui ronda malam dan sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” kata Arfen.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik, Polres Lingga juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri di nomor 110 yang tersedia selama 24 jam dan bebas pulsa, khususnya dalam situasi darurat.
Dengan patroli sambang yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Lingga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat di wilayah Kabupaten Lingga.














