Lebak, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di sejumlah wilayah guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah.
Kegiatan pasar murah kali ini dilaksanakan di depan Kantor Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Kamis (21/5/2026), dan dipadati warga yang ingin membeli bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Kepala Bidang Distribusi dan Sumber Daya Pangan Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Lebak, Tubagus Sonip mengatakan, berbagai komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran.
“Kami melaksanakan GPM hari ini di depan Kantor Kecamatan Wanasalam dan dipadati masyarakat,” ujar Sonip.
Dalam kegiatan tersebut, tepung terigu dijual Rp10.000 per kilogram dengan kuota 100 kilogram, gula pasir Rp17.000 per kilogram kuota 100 kilogram, beras Rp14.400 per kilogram kuota 1.000 kilogram, serta minyak goreng Rp15.500 per liter dengan kuota 780 liter.
Selain itu, telur dijual Rp27.000 per kilogram, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp32.000 per kilogram, cabai rawit Rp90.000 per kilogram, dan daging kerbau beku Rp115.000 per kilogram.
Sonip mengatakan, Pemkab Lebak akan mengoptimalkan pelaksanaan Gerakan Pasar Murah di 28 kecamatan guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.
“Kami mengoptimalkan GPM di 28 kecamatan guna mengendalikan harga bahan pokok agar kembali stabil,” katanya.
Menurut dia, ratusan warga yang hadir dapat terlayani dengan baik karena stok bahan pokok tersedia dalam jumlah mencukupi.
Pelaksanaan pasar murah tersebut melibatkan Perum Bulog, Pemerintah Kecamatan Wanasalam, distributor bahan pokok, hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Kami menjamin seluruh pembeli terlayani dengan baik karena persediaan bahan pokok terpenuhi,” ungkap Sonip.
Sementara itu, seorang warga Wanasalam, Usman, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan pasar murah karena harga bahan pokok yang dijual lebih murah dibandingkan di pasaran.
“Kami membeli sekitar Rp100.000 untuk telur, minyak goreng, terigu, gula putih, dan bawang putih. Harganya lebih murah dibanding di pasar,” ujar Usman.
Penulis: Noma
Editor: Antoni











