Jakarta, Jurnalkota.co.id
SDN 09 Kalideres, Jakarta Barat, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman sekolah, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar sekolah untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah kepada para peserta didik.
Peringatan Maulid Nabi kali ini mengusung tema “Maulid Nabi Muhammad, Teladani Akhlaknya sebagai Tuntunan, Raih Syafaatnya Kelak”. Acara diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan Ustaz Ahmad Mulyani.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak mengenal Nabi Muhammad SAW sebagai sosok teladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Nilai kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kedisiplinan, serta sikap hormat kepada orangtua dan guru menjadi pesan utama yang disampaikan kepada peserta didik.
Ustaz Ahmad Mulyani mengatakan, peringatan Maulid Nabi seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurut dia, hal terpenting adalah menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ahmad.
Ia mengajak para siswa membiasakan diri berkata jujur, menghormati guru dan orangtua, menyayangi sesama, serta rajin beribadah.
Kebiasaan baik tersebut, kata dia, perlu ditanamkan sejak dini agar tumbuh menjadi karakter yang melekat dalam diri anak-anak hingga dewasa.
“Anak-anak harus membiasakan diri berkata jujur, menghormati guru, menyayangi sesama, dan rajin beribadah. Nilai-nilai itulah yang harus diterapkan, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat,” katanya.
Ahmad juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik. Pembentukan karakter, moral, dan akhlak juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa.
Menurut dia, kecerdasan tanpa disertai akhlak yang baik belum cukup menjadi bekal bagi anak-anak dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Rasulullah SAW merupakan teladan terbaik bagi umat manusia. Dengan mengikuti tuntunan beliau, kita berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia, serta mendapatkan syafaat Rasulullah kelak,” tutur Ahmad.
Sementara itu, Kepala SDN 09 Kalideres, Lilis, mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan bagian dari upaya sekolah memperkuat pendidikan karakter peserta didik.
Melalui kegiatan keagamaan, pihak sekolah berupaya membentuk siswa yang tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga berbudi pekerti luhur dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“Kami berharap melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, anak-anak dapat meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat,” kata Lilis.
Menurut Lilis, penanaman nilai-nilai keagamaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya ketika peringatan hari besar Islam berlangsung.
Nilai keteladanan Rasulullah, lanjut dia, harus diterapkan dalam berbagai aktivitas peserta didik, mulai dari menaati tata tertib sekolah, menjaga kebersihan, menghargai teman, hingga bersikap santun kepada guru dan orangtua.
Sekolah juga memiliki peran penting dalam mendampingi peserta didik agar mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai tersebut. Namun, upaya itu membutuhkan dukungan keluarga karena pendidikan karakter juga berlangsung di rumah dan lingkungan masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN 09 Kalideres berlangsung dengan khidmat. Kegiatan itu sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan dan silaturahmi di lingkungan sekolah.
Melalui peringatan tersebut, SDN 09 Kalideres berharap para siswa tidak hanya mengenal perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mampu menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam belajar, bergaul, dan meraih cita-cita.
Penulis: Awal
Editor: Antoni














