Batam, Jurnalkota.co.id
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, M. Pithra Jaya Saragih, menekankan pentingnya kedisiplinan dan integritas saat memberikan penguatan tugas dan fungsi kepada jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan di Aula Rutan Batam, Jalan Trans Barelang, Kota Batam, tersebut diikuti pejabat struktural dan seluruh petugas. Selain pengarahan, kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan telepon genggam petugas sebagai langkah pencegahan terhadap potensi keterlibatan dalam judi online maupun aktivitas yang bertentangan dengan aturan.
Pithra menegaskan bahwa setiap petugas harus memahami tanggung jawabnya serta arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pemahaman tersebut perlu diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan pelayanan sehari-hari.
“Setiap petugas harus memahami tugas dan tanggung jawabnya serta mampu menerjemahkan arah kebijakan kementerian dalam pekerjaan sehari-hari. Kedisiplinan dan integritas harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan pelayanan yang diberikan,” ujar Pithra.
Dalam arahannya, ia memaparkan berbagai program prioritas kementerian yang harus dipahami dan dilaksanakan secara optimal oleh seluruh jajaran pemasyarakatan.
Kesamaan pemahaman terhadap kebijakan menjadi penting agar pelaksanaan tugas berjalan selaras dengan tujuan yang telah ditetapkan. Karena itu, setiap petugas diminta memahami perannya dalam mendukung pelaksanaan program di lingkungan Rutan Batam.
Penguatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran pegawai terhadap tanggung jawab sebagai aparatur negara. Petugas diharapkan mampu menjaga profesionalisme dalam menjalankan pekerjaan sekaligus menunjukkan perilaku yang sesuai dengan etika kedinasan.
Pithra mengingatkan bahwa kedisiplinan dan integritas harus dijaga secara konsisten. Tanggung jawab menjaga nama baik institusi melekat pada setiap petugas, baik saat bertugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku memiliki konsekuensi, termasuk pemberian hukuman disiplin sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan.
Oleh sebab itu, seluruh jajaran diminta senantiasa menjaga sikap, perilaku, dan etika. Kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.
Komitmen meningkatkan pelayanan
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Bambang Febriansyah. Ia menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus menegaskan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti arahan Kakanwil Ditjenpas Kepri.
Bambang mengatakan, penguatan tugas dan fungsi menjadi kesempatan untuk meningkatkan pemahaman petugas terhadap kewajiban masing-masing. Arahan tersebut juga menjadi pengingat agar seluruh jajaran terus mengevaluasi dan memperbaiki kualitas kinerja.
“Penguatan ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan pelayanan yang profesional dan transparan. Kami berkomitmen menindaklanjuti arahan Kakanwil dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Bambang.
Komitmen tersebut mencakup pelaksanaan tugas pengamanan, pemeliharaan ketertiban, serta pelayanan pemasyarakatan. Seluruhnya diharapkan berjalan dengan mengedepankan tanggung jawab dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Menurut Bambang, peningkatan kualitas kinerja merupakan komitmen bersama jajaran Rutan Batam. Karena itu, penguatan yang diberikan diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas.
Pemeriksaan HP sebagai langkah pencegahan
Setelah pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan telepon genggam milik petugas Rutan Batam. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal dan deteksi dini terhadap aktivitas yang berpotensi melanggar aturan.
Salah satu sasaran pengawasan adalah potensi keterlibatan pegawai dalam judi online. Pemeriksaan juga ditujukan untuk mencegah aktivitas lain yang bertentangan dengan ketentuan dan kode etik aparatur sipil negara.
“Pengawasan ini merupakan langkah pencegahan agar petugas tidak terlibat judi online maupun aktivitas lain yang bertentangan dengan aturan. Seluruh jajaran harus menjaga etika dan nama baik institusi, baik saat bertugas maupun dalam kehidupan sehari-hari,” kata Pithra.
Langkah pengawasan tersebut melengkapi penguatan yang disampaikan kepada petugas. Melalui pengarahan dan pemeriksaan, jajaran Rutan Batam diingatkan untuk menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas maupun aktivitas pribadi.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman seluruh pegawai terhadap tugas dan fungsi pemasyarakatan. Selain itu, petugas diharapkan semakin waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.
Rutan Batam berkomitmen menjadikan arahan tersebut sebagai pedoman untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan. Kedisiplinan, profesionalisme, serta integritas diharapkan terus menjadi dasar bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tanggung jawabnya.















