Batam, Jurnalkota.co.id
Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri Serentak yang digelar secara nasional melalui zoom meeting di MCC Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Polri bersama Perum Bulog dan kementerian terkait dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Acara tersebut dihadiri Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo, Irwasda Polda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Camat Sei Beduk Rifandi Malik, Kepala Cabang Perum Bulog Batam Guido XL Pereira, serta Ketua Asosiasi Distributor Kota Batam Aryanto.
Dalam sambutannya, Direktur Utama Perum Bulog menyampaikan apresiasi kepada Polri atas dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan nasional.
Ia menjelaskan, Gerakan Pangan Murah ini merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan bersama Polri setelah sebelumnya digelar pada tahun 2025.
“Program ini diharapkan dapat membantu menstabilkan harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bahwa kondisi stok beras nasional saat ini dalam kondisi aman.
Hingga saat ini, stok beras nasional mencapai sekitar 3,9 juta ton dan diperkirakan meningkat menjadi lebih dari 4,2 juta ton pada akhir Maret 2026, yang menjadi salah satu stok tertinggi pada periode Maret sejak Indonesia merdeka.
Selain beras, Bulog juga memastikan ketersediaan berbagai komoditas pangan lainnya seperti minyak goreng program Minyakita, gula, serta kebutuhan pokok lainnya yang didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.
Sementara itu, dalam arahannya Wakapolri menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah dilaksanakan secara serentak oleh 36 Polda dan sekitar 500 Polres di seluruh Indonesia, dengan pusat kegiatan nasional di Polda Metro Jaya.
Secara nasional, dalam kegiatan ini disalurkan sekitar 1.337 ton beras kepada masyarakat, disertai berbagai komoditas lain seperti gula, minyak goreng, tepung, dan kebutuhan pokok lainnya.
Selain program pangan murah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelayanan bakti kesehatan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri dalam memberikan pelayanan yang lebih luas.
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan bahwa Polda Kepri akan terus mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Kepulauan Riau.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying karena stok pangan dalam kondisi aman. Polri bersama pemerintah dan instansi terkait akan terus melakukan pengawasan distribusi serta menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian untuk memanfaatkan Call Center 110 atau aplikasi Polri Super Apps.
Ia juga mengajak masyarakat menggunakan QR Code Yanduan Bidpropam Polda Kepri sebagai sarana menyampaikan pengaduan terkait pelayanan maupun perilaku anggota Polri di wilayah hukum Polda Kepri.








