Bintan, Jurnalkota.co.id
Kepolisian Resor (Polres) Bintan siap memasifkan sosialisasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) Tahun Ajaran 2027/2028 hingga ke sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Bintan.
Komitmen tersebut disampaikan setelah jajaran Polres Bintan mengikuti peluncuran SPMB SMA KTB yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting dari Aula Search and Rescue (SAR) Polres Bintan, Senin (28/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu diikuti Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Bintan AKP Firuddin, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Bintan AKP Hotma P. Bako, Panit II Unit Binmas Polsek Bintan Timur Iptu Eko Rasdiyono, dan Kanit Binmas Polsek Bintan Utara Iptu Alamsyah.
Sejumlah anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dari polsek jajaran Polres Bintan juga mengikuti kegiatan tersebut. Mereka nantinya memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi penerimaan siswa kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing.
Peluncuran SPMB tersebut merupakan bagian dari upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YKTB) untuk memperluas akses informasi mengenai kesempatan menempuh pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
Melalui sosialisasi yang dilakukan secara berjenjang hingga tingkat kepolisian resor dan sektor, informasi mengenai proses penerimaan diharapkan menjangkau pelajar potensial di berbagai daerah, termasuk wilayah pesisir dan kepulauan.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia, Dirgayuza Setiawan, mengatakan penerapan kurikulum International Baccalaureate (IB) di SMA KTB diharapkan dapat membuka kesempatan pendidikan bagi siswa dari beragam latar belakang.
Kesempatan tersebut tidak hanya ditujukan bagi pelajar Indonesia, tetapi juga diharapkan dapat menjangkau siswa berkewarganegaraan asing. Kehadiran pelajar internasional dinilai dapat memperkuat posisi SMA KTB sebagai sekolah unggulan sekaligus menciptakan lingkungan pembelajaran lintas budaya.
Interaksi antara siswa Indonesia dan siswa dari negara lain diharapkan memberikan pengalaman belajar yang lebih luas. Para siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga mempunyai kesempatan mengenal perbedaan budaya, membangun kemampuan berkomunikasi, serta mengembangkan wawasan global.
Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo mengapresiasi jajaran Polri yang telah berperan aktif dalam menyosialisasikan penerimaan siswa SMA KTB hingga tingkat kewilayahan.
Antusiasme masyarakat terhadap sekolah tersebut disebut terus meningkat. Pada penerimaan angkatan pertama, jumlah pendaftar tercatat sebanyak 11.765 orang. Angka tersebut kemudian bertambah menjadi 17.791 pendaftar pada penerimaan angkatan kedua.
Dengan demikian, jumlah pendaftar bertambah sebanyak 6.026 orang atau sekitar 52 persen dibandingkan penerimaan sebelumnya. Peningkatan itu menjadi salah satu indikator tingginya minat masyarakat terhadap program pendidikan yang ditawarkan SMA KTB.
Dalam arahannya, Dedi menyampaikan tiga penekanan utama kepada jajaran kepolisian daerah dan kepolisian resor dalam mendukung pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2027/2028.
Pertama, jajaran diminta memasifkan sosialisasi secara tepat sasaran. Kedua, seluruh pihak yang terlibat harus menjaga integritas dan kualitas proses penerimaan. Ketiga, kesempatan mengikuti seleksi harus dibuka seluas-luasnya bagi putra-putri yang memiliki potensi dan memenuhi persyaratan.
Sosialisasi penerimaan siswa juga diminta tidak hanya mengandalkan media sosial dan berbagai kanal digital. Jajaran kepolisian di daerah perlu mendatangi sekolah-sekolah serta sejumlah lokasi strategis agar informasi dapat diterima secara langsung oleh pelajar, guru, dan orangtua.
Materi yang disampaikan dalam sosialisasi meliputi jadwal dan mekanisme pendaftaran, program pendidikan, kurikulum, pengembangan karakter dan bakat, serta fasilitas yang tersedia. Penjelasan secara menyeluruh diperlukan agar calon peserta dan orangtua dapat memahami setiap tahapan seleksi sebelum menentukan pilihan.
Rangkaian kegiatan tersebut turut ditandai dengan seremoni pembukaan pendaftaran SPMB SMA KTB Tahun Ajaran 2027/2028.
Pendaftaran berlangsung satu bulan
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Kepulauan Riau Kombes Pol Boby Paludin Tambunan selanjutnya memberikan arahan kepada seluruh jajaran terkait pelaksanaan sosialisasi di wilayah Kepri.
Pendaftaran dan sosialisasi penerimaan siswa berlangsung mulai 28 September hingga 28 Oktober 2026. Prosesnya dilakukan melalui portal daring yang telah disiapkan oleh pihak penyelenggara.
Boby mengatakan, minat pelajar dari wilayah Polda Kepri untuk mengikuti seleksi juga menunjukkan peningkatan. Pada salah satu periode penerimaan sebelumnya, tercatat 129 pelajar mendaftar dan lima orang dinyatakan diterima.
Pada penerimaan berikutnya, jumlah peminat bertambah menjadi 158 orang, sedangkan jumlah yang diterima tetap lima orang. Data tersebut menunjukkan adanya kenaikan sebanyak 29 pendaftar dari wilayah Kepulauan Riau.
Polda Kepri menargetkan jumlah calon peserta pada penerimaan mendatang kembali meningkat. Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta memaksimalkan penyebaran informasi ke berbagai kabupaten dan kota, termasuk Bintan, Lingga, Kepulauan Anambas, dan Natuna.
Sejumlah sekolah dengan capaian akademik baik telah masuk dalam sasaran awal sosialisasi, termasuk sekolah menengah pertama unggulan di Batam, Tanjungpinang, dan Karimun. Meski demikian, penyampaian informasi tidak hanya dibatasi pada sekolah-sekolah tersebut.
Seluruh pelajar yang memiliki kemampuan, potensi, dan memenuhi ketentuan diharapkan memperoleh kesempatan yang sama untuk mengetahui program pendidikan tersebut serta mengikuti proses seleksi.
Kepala Bagian Pengendalian Personel (Kabag Dalpers) Biro SDM Polda Kepri AKBP Riky Iswoyo juga mengingatkan jajaran agar tidak berhenti pada penyampaian informasi. Personel diminta aktif mengidentifikasi pelajar yang berminat serta membantu mereka memahami proses pendaftaran.
“Setelah melaksanakan sosialisasi, apabila terdapat siswa yang berminat, agar dibantu, didampingi, dan diberikan asistensi dalam proses pendaftarannya,” demikian arahan yang disampaikan kepada jajaran.
Bhabinkamtibmas dilibatkan
Menindaklanjuti arahan tersebut, Polres Bintan akan mengoptimalkan peran Bagian SDM, fungsi pembinaan masyarakat, serta para Bhabinkamtibmas dalam menyosialisasikan SPMB SMA KTB.
Pelibatan Bhabinkamtibmas diharapkan memperluas jangkauan informasi karena personel tersebut berinteraksi langsung dengan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan. Mereka juga dapat membantu menghubungkan pihak kepolisian dengan sekolah, guru, orangtua, dan calon peserta.
Selain melakukan sosialisasi, jajaran Polres Bintan akan memberikan pendampingan kepada pelajar yang berminat mengikuti seleksi. Pendampingan dapat dilakukan dengan membantu calon peserta memperoleh informasi resmi, memahami persyaratan, serta mengikuti mekanisme pendaftaran yang telah ditetapkan.
Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan Polres Bintan dalam membuka akses informasi pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat. Pelajar di Kabupaten Bintan, termasuk yang berada di kawasan pesisir, diharapkan mempunyai kesempatan untuk mengenali program pendidikan dan mengembangkan potensi melalui proses seleksi yang tersedia.
Polres Bintan mengajak orangtua, guru, dan pelajar untuk menggunakan informasi dari sumber resmi serta mencermati seluruh persyaratan dan jadwal pendaftaran. Calon peserta juga diminta mengikuti setiap tahapan seleksi sesuai ketentuan dan mempersiapkan diri dengan baik.
Dengan sosialisasi yang dilakukan secara masif dan tepat sasaran, semakin banyak putra-putri terbaik dari Kabupaten Bintan diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dan bersaing dalam SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028.











