Lingga, Jurnalkota.co.id
Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polsek Daik Lingga menggelar kegiatan bakti religi dengan melakukan gotong royong membersihkan Klenteng Cetiya Loka Santi di Daik Lingga, Kabupaten Lingga, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang dilaksanakan jajaran Polres Lingga dengan mengusung semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Selain menjaga kebersihan lingkungan rumah ibadah, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat lintas agama.
Bakti religi dipimpin langsung oleh Ps. Kapolsek Daik Lingga IPTU Suhendri dan didampingi Wakapolsek Daik Lingga IPDA Haddi Basthian. Kegiatan tersebut turut melibatkan para kepala unit (Kanit), personel Polsek Daik Lingga, serta pengurus Klenteng Cetiya Loka Santi.
Sejak pagi, personel kepolisian bersama pengurus klenteng bergotong royong membersihkan berbagai area rumah ibadah. Pembersihan dilakukan di bagian dalam bangunan, halaman, fasilitas pendukung, serta lingkungan sekitar klenteng guna menciptakan suasana yang lebih bersih, nyaman, dan tertata.
Kehadiran anggota kepolisian dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pengurus klenteng. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak selama kegiatan berlangsung, mencerminkan harmonisasi hubungan antara Polri dan masyarakat di Kabupaten Lingga yang selama ini terjalin dengan baik.
Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan melalui Kapolsek Daik Lingga IPTU Suhendri mengatakan bahwa bakti religi merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat nilai-nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Menurut Suhendri, momentum Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi ajang perayaan institusi kepolisian, tetapi juga kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami jadikan sebagai sarana untuk semakin mendekatkan Polri dengan seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan bakti religi di tempat-tempat ibadah, kami ingin meneguhkan komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang hadir untuk menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta merawat nilai-nilai toleransi dalam keberagaman,” kata Suhendri.
Ia menambahkan, keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan kekuatan yang harus terus dijaga bersama. Karena itu, Polri berkomitmen untuk terus hadir mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis, aman, dan damai.
Menurut Suhendri, rumah ibadah memiliki peran penting sebagai pusat pembinaan spiritual masyarakat. Oleh sebab itu, menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama yang perlu didukung seluruh elemen masyarakat.
Selain memberikan manfaat langsung bagi lingkungan klenteng, kegiatan bakti religi juga menjadi sarana membangun komunikasi dan kedekatan antara aparat kepolisian dengan tokoh agama serta masyarakat setempat. Melalui interaksi yang terjalin, diharapkan tercipta hubungan yang semakin erat dan saling mendukung dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran polisi dalam berbagai kegiatan sosial diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Tidak hanya menciptakan lingkungan rumah ibadah yang lebih bersih, kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong dan toleransi yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Lingga.
Melalui kegiatan bakti religi menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Daik Lingga berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Lingga.














