Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza meminta seluruh pihak memastikan kesiapan pelaksanaan Gerak Jalan Proklamasi 2026, terutama dari sisi keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketertiban peserta.
Hal itu disampaikan Raja Ariza saat memimpin rapat koordinasi finalisasi persiapan Gerak Jalan Proklamasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (13/8/2026).
Menurut Raja Ariza, Gerak Jalan Proklamasi merupakan agenda tahunan yang selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan melibatkan peserta dalam jumlah besar. Karena itu, koordinasi lintas sektor perlu diperkuat untuk mengantisipasi berbagai risiko selama kegiatan berlangsung.
“Pelaksanaan tahun ini harus lebih sukses dan tertata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Mengingat kegiatan ini melibatkan masyarakat dalam jumlah besar, potensi risiko di lapangan cukup tinggi. Karena itu, koordinasi lintas sektor harus solid dan seluruh persiapan harus dipastikan dengan baik,” kata Raja Ariza.
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam rapat tersebut, mulai dari kesiapan tim medis dan penyebarluasan nomor kontak petugas kepada panitia hingga ketersediaan toilet portabel, genset, tenda, serta fasilitas pendukung lainnya.
Pengamanan dan ketertiban di sepanjang rute juga diminta untuk diperkuat. Setiap unsur terkait harus memastikan kesiapan personel maupun fasilitas agar kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Selain kesiapan teknis, Raja Ariza mengingatkan panitia agar menyampaikan ketentuan mengenai kostum peserta secara jelas sejak awal. Panitia diminta menetapkan sekaligus menyosialisasikan jenis kostum yang diperbolehkan dan dilarang agar tidak terjadi pelanggaran saat perlombaan berlangsung.
“Ketentuan kostum harus menjadi perhatian. Panitia harus menyampaikan dengan jelas mana kostum yang diperbolehkan dan mana yang tidak. Kita ingin kegiatan ini tetap meriah dan kreatif, tetapi tetap menjaga kesopanan, ketertiban, serta nilai-nilai yang kita junjung bersama,” ujarnya.
Raja Ariza berharap seluruh panitia dan unsur pendukung bekerja maksimal, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
“Mari bersama-sama memastikan semua persiapan dan fasilitas pendukung terealisasi dengan baik. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar, aman, dan membawa semangat kemerdekaan bagi seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang,” kata Raja Ariza.
Gerak Jalan Proklamasi 2026 mempertandingkan tiga nomor, yakni 8 kilometer, 17 kilometer, dan 45 kilometer.
Gerak Jalan 17 kilometer dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (22/8/2026), dengan titik start di Sei Carang dan finis di Tugu Sirih, kawasan Tepi Laut Tanjungpinang.
Sementara itu, Gerak Jalan 8 kilometer akan digelar pada Minggu (23/8/2026) mulai pukul 06.00 WIB. Peserta akan memulai perlombaan dari Sei Carang dan finis di Lapangan Pamedan.
Peserta nomor 8 kilometer dan 17 kilometer dibagi menjadi empat kategori. Kategori pertama meliputi Polri, Satpol PP, pemadam kebakaran, Basarnas, polisi khusus, petugas keamanan, KPLP, BNPB, Bea Cukai, Navigasi, dan Dinas Perhubungan.
Kategori kedua terdiri dari organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, PKK, Gabungan Organisasi Wanita, Dharma Wanita, BUMN, BUMD, dan guru. Kategori ketiga meliputi masyarakat umum, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, serta pengurus RT dan RW. Adapun kategori keempat diperuntukkan bagi pelajar.
Gerak Jalan 45 kilometer akan dilaksanakan pada Sabtu (29/8/2026) mulai pukul 20.30 WIB. Perlombaan dimulai dari Bundaran Monumen Provinsi Kepulauan Riau, Dompak, dan berakhir di kawasan Tugu Sirih.
Peserta nomor 45 kilometer dibagi menjadi tiga kategori. Kategori pertama terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, pemadam kebakaran, Basarnas, polisi khusus, petugas keamanan, KPLP, BNPB, Bea Cukai, Navigasi, dan Dinas Perhubungan.
Kategori kedua meliputi organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, PKK, Gabungan Organisasi Wanita, Dharma Wanita, BUMN, BUMD, dan guru. Sementara kategori ketiga terdiri dari masyarakat umum, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, serta pengurus RT dan RW.








