Batam, Jurnalkota.co.id
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Wakapolda Kepri) Brigjen Pol Anom Wibowo, menghadiri Puncak Bazar Ramadan Nagoya Citywalk yang dirangkaikan dengan Gathering Komunitas Sepeda dan Lari di kawasan Nagoya Citywalk, Kota Batam, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Irwasda Polda Kepri Kombes Pol Tato Pamungkas Suyono, jajaran Pejabat Utama Polda Kepri, pejabat BP Batam, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, serta perwakilan komunitas sepeda dan lari.
Dalam sambutannya, Amsakar mengatakan Ramadan bukan menjadi penghalang untuk tetap produktif. Menurut dia, momentum bulan suci justru dapat dimanfaatkan untuk menyelaraskan ibadah dengan aktivitas positif.
“Ramadan bukan alasan untuk berhenti bergerak. Justru ini saat yang tepat untuk menjaga semangat, mempererat silaturahmi, dan menghadirkan kegiatan positif seperti gowes dan jalan santai bersama masyarakat,” ujar Amsakar.
Sementara itu, Anom menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan merupakan fondasi utama dalam membangkitkan kembali aktivitas ekonomi, khususnya di kawasan Nagoya yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dan jasa di Batam.
“Jika situasi kondusif terjaga, maka kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha akan tumbuh. Dengan begitu, kawasan Nagoya bisa kembali menjadi pusat kegiatan yang hidup dan produktif,” kata Anom.
Menurut dia, kegiatan bazar dan gathering komunitas ini bukan sekadar ajang olahraga dan silaturahmi, melainkan juga bagian dari upaya bersama menghidupkan kembali marwah kawasan Nagoya sebagai pusat aktivitas ekonomi.
Ia menekankan, keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan saling menghormati dan menjaga kebersamaan, kita bisa menciptakan ruang publik yang nyaman bagi semua,” ujarnya.
Selain mendorong kebangkitan ekonomi, kegiatan tersebut juga menjadi ajakan kepada masyarakat untuk membudayakan pola hidup sehat meski tengah menjalankan ibadah puasa. Kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi energi positif dalam memperkuat solidaritas sosial selama Ramadan, khususnya di wilayah Nagoya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pengelola kawasan, dan komunitas, kawasan Nagoya diharapkan kembali bergairah sebagai pusat aktivitas ekonomi dan ruang publik yang aman serta nyaman bagi masyarakat Kota Batam.














