Relawan SRI Dampingi 17 Warga Badui Penderita TB Dirujuk ke RSUD Banten

Jasa Pembuatan Lagu

Lebak, Jurnalkota.co.id

Relawan Sahabat Relawan Indonesia (SRI) mendampingi warga Badui di pedalaman Kabupaten Lebak yang menderita tuberkulosis (TB) untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten.

Ketua Koordinator Relawan SRI Muhammad Arif Kirdiat mengatakan, sejak Januari hingga Februari 2026 tercatat 17 warga Badui penderita TB yang dirujuk ke RSUD Banten.

“Kami merujuk salah satu pasien TB bernama Sarpin (17), warga Kampung Pamoean, Desa Kanekes,” ujar Arif saat dihubungi di Lebak, Senin (16/2/2026).

Ia menjelaskan, sebagian besar kondisi pasien cukup memprihatinkan sehingga membutuhkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit rujukan. Proses rujukan juga melibatkan petugas Panggiwa Inep, yakni petugas yang melindungi dan mendampingi masyarakat Badui.

Menurut Arif, tingginya kasus TB di kawasan permukiman Badui dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain pola hidup kurang bersih serta kondisi rumah yang minim ventilasi dan pencahayaan.

Selain itu, pelacakan dan skrining kasus TB juga menghadapi kendala geografis karena topografi wilayah berupa pegunungan dan perbukitan. Tidak jarang warga berada di huma atau ladang, sehingga sulit dijangkau petugas kesehatan.

“Faktor lainnya, pengobatan TB yang tidak tuntas selama enam bulan juga membuat proses penyembuhan menjadi sulit,” katanya.

SRI bersama tim kesehatan telah beberapa kali menggelar bakti sosial dan skrining TB di permukiman Badui untuk menemukan kasus baru dan memutus rantai penularan.

Arif menambahkan, pasien yang dirujuk ke RSUD Banten umumnya menggunakan fasilitas BPJS PBI Jaminan Kesehatan (JK) maupun Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dengan rekomendasi Dinas Sosial setempat.

Ia berharap, setelah menjalani perawatan di rumah sakit, pasien dapat melanjutkan pengobatan secara rutin di puskesmas setempat hingga dinyatakan sembuh.

“Kami memprioritaskan kesehatan masyarakat Badui agar mereka bisa hidup sehat dan produktif,” ujarnya.

Sementara itu, Sarpin mengaku lega mendapat pendampingan hingga dirujuk ke RSUD Banten.

“Saya berharap segera sembuh supaya bisa kembali bekerja di ladang,” katanya.

 

Penulis: Noma
Editor: Antoni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *