Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Tim Penggerak PKK Kota Tanjungpinang bersama Dinas Kesehatan menggelar sosialisasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Bulan Vitamin A melalui Program Kamis Sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Lurah Tanjung Unggat, Kamis (5/2/2026).
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, menekankan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini sebagai modal utama dalam menjalankan peran di keluarga dan masyarakat. Menurut dia, kader PKK dan Posyandu memiliki peran strategis sebagai ujung tombak edukasi kesehatan di tingkat akar rumput.
“Program Kamis Sehat yang diawali dengan senam sehat dan aktivitas fisik di bawah sinar matahari pagi menjadi indikator awal kesehatan sekaligus membantu mencukupi kebutuhan vitamin D. Kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi serta upaya pencegahan berbagai penyakit agar masyarakat tetap produktif dan bugar,” ujar Weni usai kegiatan senam.
Selain itu, Weni mengingatkan bahwa DBD dapat dicegah dan dikendalikan melalui penerapan pola hidup sehat dan lingkungan yang bersih. Ia mengajak masyarakat untuk mewaspadai berbagai potensi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
“Mulai hari ini, mari kita aktif menggalakkan pencegahan DBD seiring meningkatnya kasus. Kader PKK perlu turun langsung ke masyarakat untuk mensosialisasikan gerakan 3M Plus menguras, menutup, dan mendaur ulang secara rutin sebagai langkah nyata pencegahan,” kata Weni.
Pada kesempatan yang sama, Weni juga mengimbau Ketua dan Kader PKK serta Posyandu di tingkat kecamatan dan kelurahan agar memastikan pemberian Vitamin A kepada balita berjalan optimal selama Bulan Vitamin A.
“Kunjungi setiap Posyandu, TK, PAUD, dan lingkungan sekitar untuk memastikan seluruh anak usia di bawah lima tahun mendapatkan Vitamin A. Asupan ini penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga anak tidak mudah sakit serta mendukung tumbuh kembangnya,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Weni menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan keterlibatan aktif Ketua serta Kader PKK dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, termasuk kader Posyandu, yang konsisten menjalankan Program Kamis Sehat dan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Kami berharap, melalui pembinaan dan pemberdayaan peran masyarakat yang didukung penuh oleh pemerintah daerah dan perangkat terkait, penyebaran DBD di Tanjungpinang dapat dicegah dan dikendalikan, sehingga terwujud masyarakat yang lebih sehat dan bebas DBD,” ujar Weni.








