Aceh Tenggara, Jurnalkota.online
Acara Pesona Alas Raya yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, selama tiga hari sejak tanggal 8 sampai 10 Desember 2023, menimbulkan kerusakan pada bagian lapangan Stadion H. Syahadat.
Pengamatan Jurnalkota.online Senin, 11 Desember 2023, usai berakhirnya kegiatan tersebut rumput lapangan Stadion H. Syahadat tampak rusak dan berkubang lumpur diduga akibat kendaraan yang leluasa masuk hingga ke tengah lapangan.
Selain itu, disekitar areal dalam stadion juga tampak sampah berserakan. Sontak hal itu juga menuai sorotan publik.
Seorang Warga Aceh Tenggara, Eko, yang ditemui Jurnalkota online di lokasi menilai, kerusakan yang terjadi pada rumput lapangan Stadion H. Syahadat itu tak perlu terjadi jika pihak penyelenggara melakukan pencegahan untuk menjaga sarana prasarana agar tetap terjaga dengan baik sejak awal hingga usainya kegiatan tersebut.
Namun, ia menyayangkan terjadinya kerusakan rumput di dalam lapangan Stadion H Syahadat dan berserakannya sampah di sekitar lokasi acara.
“Lihat saja rumput bagian dalam lapangan di itu sudah berlumpur seperti sawah kan?, ditambah sampah juga banyak berserakan.” Kata Eko kepada Jurnalkota online, Senin (11/12/2023).
Ia berharap agar pihak terkait mau bertanggungjawab atas kerusakan lapangan yang terjadi dan secepatnya melakukan tindak lanjut terkait sampah yang berserakan supaya lapangan tersebut dapat digunakan sebagaimana biasanya difungsikan untuk bermain sepak bola yang nyaman.
Sementara, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata Aceh Tenggara, Riswandi mengatakan kepada Jurnalkota.online, Selasa (12/12/2023) terkait kerusakan rumput lapangan. Pihaknya sudah menyampaikan pada pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh sebagai pihak penyelenggara kegiatan tersebut.
“Terkait kerusakan rumput lapangan Stadion H. Syahadat sudah disampaikan dan akan diperbaiki dan kita hari ini sudah mengadakan rapat sama pihak dinas pariwisata Aceh.” Kata Riswandi.
Diketahui, acara Pesona Alas Raya tersebut terselenggara atas kerja sama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui Pokok Pikir Anggota DPR Aceh Dapil 8 Nurdiansyah bertema “The Heart of Leuser” dan mengangkat etnik seni dan budaya kesukuan Alas, Gayo dan Batak.
Disamping itu, kegiatan tersebut juga memberikan panggung bagi Kuliner dan UMKM khas di Aceh Tenggara dapat tampil di Stand yang telah disediakan penyelenggara. Kegiatan itu pun terbilang ramai dikunjungi warga baik di siang maupun malam harinya. (Yuda)














