Tangerang, Jurnalkota.co.id
Rutan Kelas I Tangerang terus memperkuat kualitas layanan pemasyarakatan melalui kegiatan sambang blok hunian yang dilakukan secara rutin oleh pimpinan dan jajaran. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi keamanan, ketertiban, serta kualitas pelayanan bagi warga binaan tetap terjaga secara optimal.
Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang Irhamuddin turun langsung meninjau sejumlah blok hunian warga binaan pada Senin (4/5/2026). Kegiatan tersebut turut diikuti oleh jajaran pejabat struktural serta pegawai, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga situasi rutan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Dalam pelaksanaannya, peninjauan dimulai dari Blok Mapenaling, yang merupakan area awal bagi warga binaan yang baru masuk. Dari lokasi tersebut, rombongan kemudian melanjutkan sambang ke Blok Asyifa dan Blok Hidayah, sebelum akhirnya menutup kegiatan dengan inspeksi ke area dapur.
Peninjauan ke dapur menjadi salah satu fokus penting, mengingat pengelolaan makanan bagi warga binaan merupakan bagian dari layanan dasar yang harus memenuhi standar kesehatan dan kelayakan. Kepala Rutan memastikan proses pengolahan hingga distribusi makanan berjalan sesuai prosedur yang berlaku.
Tak hanya melakukan pengecekan fisik, kegiatan sambang blok juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi langsung antara petugas dan warga binaan. Dalam kesempatan itu, Kepala Rutan berdialog dengan sejumlah warga binaan untuk mendengar langsung kondisi di lapangan, termasuk berbagai masukan terkait pelayanan yang diterima.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi warga binaan untuk menyampaikan kritik dan saran yang membangun. Hal ini penting agar pelayanan yang kami berikan dapat terus ditingkatkan,” ujar Kepala Rutan.
Ia menegaskan bahwa sambang blok bukan sekadar kegiatan rutinitas, melainkan bagian dari strategi pengawasan aktif yang bertujuan mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat pendekatan humanis dalam pembinaan.
Menurutnya, kehadiran langsung pimpinan dan jajaran di dalam blok hunian menjadi simbol kepedulian sekaligus upaya membangun kepercayaan antara petugas dan warga binaan. Dengan demikian, suasana rutan diharapkan tetap kondusif dan mendukung proses pembinaan berjalan secara maksimal.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk evaluasi langsung terhadap implementasi standar operasional prosedur (SOP) di lingkungan rutan. Setiap temuan di lapangan, baik terkait kebersihan, keamanan, maupun fasilitas, menjadi bahan perbaikan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan seluruh layanan berjalan sesuai ketentuan, mulai dari aspek keamanan, kebersihan, hingga pembinaan. Semua harus memberikan dampak positif bagi warga binaan,” katanya.
Komitmen peningkatan layanan tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemasyarakatan yang menekankan pendekatan humanis, transparan, dan akuntabel. Rutan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan lebih baik.
Melalui sambang blok yang dilakukan secara konsisten, Rutan Kelas I Tangerang berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menciptakan lingkungan hunian yang aman, bersih, dan berkeadilan.
Upaya ini juga menjadi bagian dari transformasi pemasyarakatan yang menempatkan warga binaan sebagai subjek pembinaan, bukan sekadar objek pengawasan, sehingga proses reintegrasi sosial dapat berjalan lebih efektif di masa mendatang.








