Bintan, Jurnalkota.co.id
Kepolisian Resor (Polres) Bintan menggelar Turnamen Menembak dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tembak Polres Bintan, Kamis (18/6/2026), tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat sinergi serta memperkuat hubungan antarlembaga di Kabupaten Bintan.

Turnamen yang berlangsung meriah itu diikuti berbagai unsur, mulai dari jajaran Polri, TNI, pemerintah daerah, kejaksaan, tokoh masyarakat, hingga insan pers. Kehadiran para peserta dari berbagai latar belakang menciptakan suasana penuh keakraban sekaligus menunjukkan soliditas antarinstansi dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan antara Polri dengan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Bintan.
Menurutnya, turnamen menembak tidak semata-mata menjadi ajang adu ketepatan membidik sasaran maupun kompetisi memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun silaturahmi dan mempererat kerja sama lintas sektor.
“Turnamen menembak dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini kami harapkan dapat menjadi jembatan silaturahmi untuk mempererat hubungan antara Polres Bintan dan seluruh instansi terkait. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bintan tentu akan semakin optimal,” ujar AKBP Argya.
Ia menjelaskan, turnamen menembak merupakan salah satu dari sejumlah kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan Polres Bintan dalam menyambut hari jadi ke-80 Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Polres Bintan sebelumnya telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kegiatan tersebut antara lain bakti religi dengan membersihkan tempat-tempat ibadah, penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat pesisir dan kalangan pekerja atau buruh, serta kegiatan donor darah yang melibatkan personel dan masyarakat.
Selain itu, Polres Bintan juga menggelar bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Berbagai kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mempererat hubungan emosional antara aparat kepolisian dan warga.
Untuk menambah kemeriahan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bintan turut mengadakan sejumlah perlombaan yang melibatkan personel maupun masyarakat. Selain turnamen menembak, lomba domino juga menjadi salah satu kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta dan warga.
Rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara di Kabupaten Bintan juga akan dilanjutkan dengan pelaksanaan ziarah rombongan ke Makam Pahlawan Tanjung Uban pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa.
Sementara itu, persaingan dalam turnamen menembak berlangsung cukup ketat. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menguji ketepatan dan konsentrasi saat membidik sasaran.
Pada kategori VVIP atau pejabat, Dansatrad 106 Bintan Letkol Lek Dirgant Prasojo berhasil meraih Juara I. Posisi kedua ditempati Ketua Perbakin Kepulauan Riau Alamsyah, sementara peringkat ketiga diraih perwakilan Danlanal Bintan Letda Joko Pranolo.
Untuk kategori internal Polres Bintan kelas perwira, Juara I diraih Kasat Reskrim, disusul Kabaglog sebagai Juara II, dan Wakapolres Bintan pada posisi ketiga.
Adapun pada kategori beregu atau bagian/satuan kerja, Satuan Binmas berhasil meraih Juara I, diikuti Sie Humas sebagai Juara II, serta SPKT yang menempati posisi Juara III.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan trofi dan hadiah kepada para pemenang serta sesi foto bersama seluruh peserta. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Bintan.














