Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, bersama Kepala Perangkat Daerah terkait menandatangani komitmen bersama dalam perencanaan pembangunan sanitasi yang akan dituangkan dalam dokumen Strategi Sanitasi Kota (SSK) Tanjungpinang 2025-2029. Penandatanganan dilakukan di ruang rapat Engku Putri Raja Hamidah, Kantor Wali Kota, Jl. Daeng Marewa, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (11/8/2025).
Dalam arahannya, Lis Darmansyah menegaskan pentingnya pembangunan sanitasi dan penyediaan air bersih yang harus dijalankan secara serius dan terukur. Ia meminta perangkat daerah teknis, khususnya bidang perumahan dan permukiman, memastikan pelaksanaan program berjalan dengan langkah konkret.
“Persoalan sanitasi dan air bersih harus dikelola dengan pendekatan teknis matang. Ketersediaan sumber air baku, pengelolaan limbah, persampahan, hingga kesehatan lingkungan wajib menjadi perhatian serius. Komitmen ini bukan sekadar tanda tangan, melainkan harus diwujudkan di lapangan,” ujar Lis Darmansyah.
Lis Darmansyah menambahkan, solusi persoalan sanitasi tidak terlepas dari penataan permukiman, pengelolaan sampah, dan kepastian regulasi. Oleh sebab itu, perangkat daerah diminta menyusun langkah konkret, menetapkan kebutuhan anggaran, serta memastikan adanya regulasi yang memberikan kepastian hukum bagi pelaksanaan program.
“Ini persoalan pokok dan wajib dilaksanakan. Regulasi yang jelas, target terukur, dan program sinkron dengan RPJMD menjadi kunci. Komitmen ini harus jadi pedoman kerja nyata, bukan dokumen di atas kertas,” tegas Lis Darmansyah.
Lebih lanjut, Lis Darmansyah menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait menyusun matriks rencana lima tahun ke depan yang memuat target dan indikator capaian sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
“Matriks ini akan menjadi acuan pelaksanaan program di masing-masing perangkat daerah, sehingga progres dapat diukur dengan jelas setiap tahunnya,” kata Lis Darmansyah.
Lis Darmansyah berharap komitmen bersama ini menjadi landasan kuat dalam melaksanakan program dan kebijakan sanitasi di Tanjungpinang, sejalan dengan target pembangunan daerah dan nasional.
“Dengan adanya komitmen ini, pembangunan sanitasi di Tanjungpinang diharapkan berjalan terpadu dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan, lingkungan, serta kualitas hidup masyarakat,” pungkas Lis Darmansyah.








