Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tanjungpinang menggelar kegiatan Police Goes to School di SMP Negeri 6 Tanjungpinang, Jalan Arif Rahman Hakim, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar tentang peraturan lalu lintas dan pentingnya menjaga keselamatan di jalan.
Sosialisasi yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dilaksanakan Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Tanjungpinang. Kegiatan ini menjadi bagian dari program “Polisi Bersama Masyarakat” melalui pendekatan edukasi di lingkungan sekolah.

Kasat Lantas Polresta Tanjungpinang AKP Dhia Cynthia Siregar mengatakan, pengetahuan mengenai keselamatan lalu lintas perlu diberikan sejak usia sekolah. Dengan pembekalan tersebut, siswa diharapkan memahami aturan sekaligus membangun kebiasaan yang mendukung keselamatan dalam aktivitas sehari-hari.
“Melalui kegiatan Police Goes to School, kami ingin menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia sekolah. Kami berharap para siswa memahami aturan dan menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Dhia.
Menurut Dhia, pembentukan kedisiplinan pelajar membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Edukasi yang diberikan kepolisian perlu didukung pendampingan dari sekolah dan keluarga agar pesan keselamatan dapat diterapkan secara berkelanjutan.
“Kami juga mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk bersama-sama membimbing anak-anak agar disiplin di jalan. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, edukasi ini diharapkan dapat membantu mencegah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.
Mengenalkan aturan dan keselamatan
Dalam kegiatan tersebut, personel Unit Kamsel memberikan sosialisasi mengenai peraturan lalu lintas dan tata cara berkendara yang benar. Penyampaian materi diarahkan untuk menambah pengetahuan siswa tentang keselamatan serta pentingnya perilaku tertib di jalan.
Pemahaman mengenai lalu lintas berkaitan dengan keseharian pelajar. Saat berangkat dan pulang sekolah, mereka menjadi bagian dari aktivitas di jalan, baik sebagai pejalan kaki maupun penumpang kendaraan.
Karena itu, pendidikan keselamatan memiliki relevansi bagi siswa meskipun mereka belum menjadi pengemudi. Pengetahuan tersebut menjadi bekal untuk memahami bahwa setiap pengguna jalan memiliki tanggung jawab menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Pengenalan tata cara berkendara kepada siswa SMP juga merupakan pembekalan pengetahuan. Materi tersebut tidak berarti pelajar telah memenuhi persyaratan untuk mengemudikan kendaraan bermotor.
Melalui sosialisasi ini, Satlantas Polresta Tanjungpinang berharap siswa semakin memahami hubungan antara kepatuhan terhadap aturan dan keselamatan. Kesadaran tersebut diharapkan berkembang menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengetahuan tentang aturan menjadi langkah awal dalam membentuk perilaku tertib. Penerapannya membutuhkan kedisiplinan, termasuk kesediaan untuk memperhatikan kepentingan pengguna jalan lainnya.
Libatkan empat personel
Kegiatan Police Goes to School di SMPN 6 Tanjungpinang melibatkan empat personel, yakni Aiptu Zulkifli Zainal, Aipda Yuli Rafita, Brigadir Noza Atmaja, dan Brigadir Eka Suci Amelia.
Keempat personel tersebut melaksanakan sosialisasi dan menyampaikan imbauan tertib berlalu lintas kepada siswa. Kehadiran petugas di sekolah menjadi sarana untuk menyampaikan pesan keselamatan secara langsung kepada pelajar.
Kegiatan ini juga merupakan pelaksanaan Polisi Menyapa melalui kunjungan ke lingkungan pendidikan. Pendekatan tersebut membawa edukasi kepolisian lebih dekat dengan keseharian siswa.
Sekolah memiliki peran dalam membentuk pengetahuan, sikap, dan kebiasaan anak. Oleh karena itu, lingkungan pendidikan menjadi salah satu tempat untuk memperkenalkan kedisiplinan berlalu lintas sejak dini.
Pembelajaran mengenai keselamatan juga berkaitan dengan nilai tanggung jawab dan kepedulian. Ketika menggunakan jalan bersama orang lain, setiap pengguna perlu memahami bahwa tindakannya dapat memengaruhi keselamatan bersama.
Nilai tersebut sejalan dengan pembentukan karakter siswa. Kebiasaan mematuhi aturan dan menghargai orang lain dapat menjadi dasar bagi pelajar untuk bersikap lebih bertanggung jawab di ruang publik.
Dorong pendampingan sekolah dan keluarga
Ajakan Dhia kepada sekolah dan orang tua menegaskan pentingnya kesinambungan antara edukasi dan pendampingan. Pesan yang diperoleh siswa melalui sosialisasi diharapkan terus diperkuat dalam keseharian.
Pendampingan keluarga memiliki kaitan langsung dengan aktivitas perjalanan anak. Sementara itu, sekolah menjadi lingkungan tempat siswa membangun kedisiplinan dan memahami tanggung jawab melalui proses pendidikan.
Keterlibatan kedua pihak tersebut diharapkan membantu siswa menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Dengan demikian, sosialisasi dapat menjadi bagian dari proses pembiasaan, bukan sekadar kegiatan yang selesai setelah penyampaian materi.
Berdasarkan laporan pelaksanaan, kegiatan di SMPN 6 Tanjungpinang diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang keselamatan berlalu lintas. Tujuan lainnya adalah mendukung upaya mengurangi pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polresta Tanjungpinang.
Penurunan pelanggaran dan kecelakaan merupakan hasil yang diharapkan dari upaya pencegahan tersebut. Melalui kegiatan ini, kepolisian memberikan pembekalan agar pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik sebelum menghadapi berbagai situasi di jalan.
Satlantas Polresta Tanjungpinang berharap edukasi melalui Police Goes to School dapat memperkuat kesadaran siswa untuk mengutamakan keselamatan. Dukungan sekolah dan orang tua diharapkan menjaga keberlanjutan pesan tersebut sekaligus membantu membangun kebiasaan tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.















