Savate Porprov Kepri Diikuti 64 Atlet, Tanjungpinang Bidik Emas

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Sebanyak 64 atlet dari lima kabupaten dan kota mengikuti pertandingan cabang olahraga savate pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026. Tuan rumah Tanjungpinang menurunkan 16 atlet dengan target meraih medali emas.

Pertandingan dibuka oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah di Sport Hall Dwikora Koarmada I, Jalan Yos Sudarso, Kota Tanjungpinang, Jumat (6/11/2026).

Kompetisi berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (7/11/2026), dengan melibatkan atlet dari Tanjungpinang, Batam, Karimun, Bintan, dan Lingga.

Dalam sambutannya, Lis menyebut Kepri sebagai provinsi pertama yang mempertandingkan savate dalam ajang Porprov. Menurut dia, penyelenggaraan pertandingan tersebut menjadi momentum untuk mengembangkan olahraga bela diri itu sekaligus menjaring atlet potensial.

Lis mengatakan, dukungan Gubernur Kepri bersama para kepala daerah diharapkan dapat memperkuat persiapan atlet savate untuk bersaing di tingkat nasional.

“Ke depan, khususnya Kepri, kita berharap dapat mempersiapkan para atlet Savate untuk dipertandingkan dan ikut di PON nanti. Mudah-mudahan atlet berprestasi akan lahir di Provinsi Kepri melalui momentum Porprov VI 2026 ini,” ujar Lis.

Selain mendorong prestasi, Lis menekankan pentingnya keselamatan atlet selama pertandingan. Ia meminta juri dan dewan wasit mencermati jalannya laga karena savate merupakan olahraga bela diri yang melibatkan kontak fisik.

Menurut dia, wasit perlu segera menghentikan pertandingan apabila muncul kondisi yang berisiko membahayakan atlet.

“Saya berharap kepada dewan wasit untuk lebih jeli. Jika dalam kondisi tertentu terdapat risiko yang dapat membahayakan atlet, pertandingan harus dihentikan agar tidak memberikan dampak negatif bagi para atlet,” pesannya.

Lis juga mengingatkan bahwa Porprov bukan semata-mata ajang mencari juara. Kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi atlet untuk bertemu, mengukur kemampuan, dan mengevaluasi hasil latihan.

Berbagai kelebihan dan kekurangan yang terlihat selama pertandingan diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan savate di Kepri.

“Selamat bertanding, semoga jaya dan sukses. Salam olahraga,” tutur Lis.

Sementara itu, pelatih savate kontingen Kota Tanjungpinang, Jose Vernando, mengatakan, sebanyak 16 atlet yang diturunkan akan mengikuti dua kategori pertandingan, yakni assaut dan combat.

Jose menyebut persiapan untuk menghadapi kedua kategori tersebut telah dilakukan secara matang. Sebagai tuan rumah, Tanjungpinang membidik medali emas.

“Persiapan kita sudah sangat matang, baik dari kategori assaut maupun combat. Target kita tentunya emas, apalagi Kota Tanjungpinang menjadi tuan rumah. Kita harus meraih emas,” ungkap Jose.

Ia berharap savate terus berkembang di Kepri dan kembali dipertandingkan pada penyelenggaraan Porprov berikutnya.

Jasa Maklon Skincare Tangerang Supplier Sabun Cair

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *