Sudin Pendidikan Jakbar Perkuat TPPK dan Tata Kelola Sekolah

Jasa Maklon Sabun

Jakarta, Jurnalkota.co.id

Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat menggelar seminar penguatan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), tata kelola keuangan sekolah, peningkatan mutu pendidikan, PIK-R, sekaligus pengukuhan Tim TPPK, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang MH Thamrin, Gedung Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Blok B Lantai 2, diikuti ratusan peserta yang terdiri atas kepala sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, serta pemangku kepentingan pendidikan.

Kepala Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat Diding Wahyudin mengatakan, seminar ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mewujudkan pendidikan yang aman, berkualitas, dan berintegritas, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 serta program Asta Cita Presiden RI.

“Melalui kegiatan ini, kami memperkuat peran TPPK di setiap satuan pendidikan, meningkatkan akuntabilitas tata kelola keuangan sekolah, serta mendorong mutu pendidikan yang aman dan ramah anak,” ujar Diding.

Menurut dia, penguatan TPPK menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari kekerasan. Selain itu, tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan publik serta mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan.

“Sekolah yang aman dan nyaman adalah fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global. Karena itu, kami mendorong agar Pusat Pengaduan dan Perlindungan (PPR) hadir dan berfungsi optimal di seluruh satuan pendidikan, khususnya di Jakarta Barat,” kata Diding.

Seminar ini menghadirkan narasumber lintas sektor, antara lain Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana, serta Kapolres Metro Jakarta Barat Twedi Aditya Bennyahdi yang diwakili Kasat Reskrim Arfan Zulkan Sipayung.

Hadir pula perwakilan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Nurul Wahida Rifai yang diwakili Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Dani Ari Subagyo, serta Kepala Inspektorat Pembantu Kota Administrasi Jakarta Barat Reni Septianawati.

Selain itu, seminar juga diikuti praktisi dan pemangku kebijakan, di antaranya praktisi pendidikan Anna Mariana, Direktur Bina Ketahanan Remaja Kemendukbangga/BKKBN Edi Setiawan, anggota DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani, serta Wakil Ketua Advokat KAI Provinsi DKI Jakarta Umar Abdul Aziz.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pengukuhan Tim TPPK sebagai bentuk komitmen bersama mencegah dan menangani berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Seminar ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari pertemuan internasional yang menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan soft skills, keterampilan abad ke-21, serta penguasaan bahasa internasional.

Diding berharap hasil seminar dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan. “Kami berharap ini tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar diterapkan di masing-masing satuan pendidikan demi terwujudnya ekosistem pendidikan yang aman, transparan, dan berkualitas,” ujarnya. (Red)

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed