Kuantan Singingi, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kembali melakukan penguatan di sektor pendidikan melalui pelantikan puluhan pejabat di lingkungan pemerintah daerah.
Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby melantik sebanyak 37 pejabat yang terdiri dari kepala sekolah dan pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Jumat (8/5/2026).
Pejabat yang dilantik terdiri dari 13 kepala SMP, 23 kepala SD, serta satu pejabat fungsional. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Pendidikan Kuansing Herizon, Kepala BKPP Kuansing Muradi, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta camat se-Kabupaten Kuansing.
Dalam sambutannya, Suhardiman Amby menegaskan bahwa kemajuan daerah harus dimulai dari pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas. Menurut Suhardiman, kepala sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan kualitas generasi muda di Kuansing.
“Kalau ingin daerah ini maju, maka pendidikan harus menjadi prioritas utama. Kepala sekolah harus mampu meningkatkan mutu pendidikan di sekolah masing-masing,” ujar Suhardiman.
Ia meminta seluruh kepala sekolah yang baru dilantik untuk membangun budaya disiplin di lingkungan sekolah, baik terhadap guru maupun siswa. Selain itu, sekolah juga diminta menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, bersih, dan hijau agar siswa dapat belajar dengan lebih baik.
Menurut Suhardiman, lingkungan sekolah yang tertata dan nyaman akan berdampak positif terhadap semangat belajar siswa serta kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Tidak hanya itu, Bupati juga menyoroti pentingnya pendidikan agama bagi anak-anak di Kuansing. Ia menegaskan, kemampuan membaca Al-Qur’an bagi siswa muslim tamatan sekolah dasar harus menjadi perhatian serius seluruh tenaga pendidik.
“Jangan sampai ada anak tamat SD tetapi belum bisa membaca Al-Qur’an. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.
Ia berharap kepala sekolah bersama guru dapat memperkuat pendidikan karakter dan keagamaan sebagai pondasi pembentukan generasi muda yang berakhlak baik.
Dalam kesempatan tersebut, Suhardiman juga mendorong para kepala sekolah dan guru untuk mulai memanfaatkan perkembangan teknologi dalam proses belajar mengajar. Menurutnya, dunia pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar siswa tidak tertinggal dalam menghadapi tantangan era digital.
“Guru dan kepala sekolah harus mulai memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran. Pendidikan sekarang harus mampu mengikuti perkembangan zaman,” katanya.
Selain fokus pada peningkatan mutu pendidikan, Suhardiman juga mengingatkan pentingnya semangat gotong royong dalam membangun dan memperbaiki fasilitas sekolah. Ia meminta pihak sekolah tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi turut melibatkan komite sekolah, masyarakat, dan wali murid dalam membangun lingkungan pendidikan yang lebih baik.
“Kalau ada fasilitas sekolah yang perlu diperbaiki, lakukan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong. Jangan hanya menunggu bantuan pemerintah,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan agar pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan benar-benar digunakan untuk mendukung kemajuan sekolah.
Di akhir arahannya, Suhardiman berpesan kepada seluruh pejabat yang dilantik agar menjaga integritas, sikap, dan etika dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
“Kepala sekolah dan pejabat harus menjaga ucapan, keputusan, serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat,” katanya.
Khusus kepada pejabat fungsional bidang kesehatan yang turut dilantik, Suhardiman meminta agar terus mendukung program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Kuantan Singingi melalui pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat.










