Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota Tanjungpinang mendorong penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah untuk mempercepat digitalisasi ekonomi, khususnya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, saat menghadiri pembukaan Techno Creative Festival (TCF) 2026 yang menjadi rangkaian Dies Natalis ke-19 Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) Tanjungpinang, Sabtu (27/6/2026).
Mengusung tema “Creativity, Innovation, and Future Technology for Youth”, festival tersebut menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menampilkan inovasi, karya teknologi, serta mengembangkan semangat kewirausahaan berbasis digital.
Dalam sambutannya, Teguh menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-19 STTI Tanjungpinang. Ia mengapresiasi konsistensi perguruan tinggi tersebut dalam mengembangkan pendidikan berbasis teknologi sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurut Teguh, kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci dalam mempercepat transformasi digital, khususnya untuk meningkatkan daya saing pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Tanjungpinang.
“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang, kami mengucapkan selamat Dies Natalis ke-19 kepada STTI Tanjungpinang. Momentum ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang semakin kuat antara kampus dan pemerintah daerah, khususnya dalam membangun digitalisasi ekonomi untuk membantu pertumbuhan dan pengembangan pelaku UMKM, usaha ekonomi kreatif, serta berbagai subsektor ekonomi lainnya,” ujar Teguh.
Ia menilai perguruan tinggi berbasis teknologi memiliki posisi strategis dalam menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan perkembangan era digital. Selain mencetak sumber daya manusia yang unggul, kampus juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan literasi digital, hingga terciptanya ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Karena itu, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan secara luas, terutama oleh pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Sementara itu, Ketua STTI Tanjungpinang, Aurora Elsa, mengatakan Techno Creative Festival merupakan bentuk komitmen kampus dalam memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan jiwa kewirausahaan.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta memiliki kompetensi untuk menciptakan peluang usaha yang inovatif.
“Techno Creative Festival kami rancang sebagai ruang belajar sekaligus ruang praktik bagi mahasiswa untuk berkreasi, berinovasi, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Kami ingin mahasiswa tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian, kreativitas, dan kesiapan untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah,” kata Aurora.
Techno Creative Festival 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan mahasiswa, pelajar, dunia usaha, pemerintah, alumni, dan masyarakat. Rangkaian kegiatan meliputi Pasar Mahasiswa sebagai laboratorium kewirausahaan, pameran teknologi dan karya digital mahasiswa, seminar edukatif, kompetisi kreatif, hingga pertunjukan seni dan hiburan.
Melalui kegiatan tersebut, STTI berharap mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam mengembangkan inovasi, membangun jejaring, serta meningkatkan kemampuan berwirausaha yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap peringatan Dies Natalis ke-19 STTI menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan lebih banyak inovasi, mempercepat transformasi digital, serta mencetak generasi muda yang kreatif, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Tanjungpinang.











