Tanjungpinang, Jurnalkota.online
Ribuan masyarakat Tanjungpinang berkumpul bersama untuk memperingati Isra Mi’raj Rasulullah Nabi Muhammad SAW di Pelataran Tugu Sirih, Kota Tanjungpinang, dengan doa dan sholawat bersama, Kamis (8/2/2024).
Peringatan kali ini terasa istimewa karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) dan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengundang Ustadz Taufiqurrahman atau yang biasa disebut dengan ustadz pantun untuk memberikan tausiyah.
Kelihaian berpantun Ustadz Taufiqurrahman seakan menjadi ‘satu kata dan satu bahasa’ dengan masyarakat Tanjungpinang, mengingat pantun merupakan bagian dari budaya sehari-hari masyarakat setempat.
Dalam pengantar tausiyahnya, Ustadz Taufiqurrahman mengutarakan pembuka dengan sebuah pantun “Beli tomat rasanya coklat, sholat memang sebagai pemersatu umat”.
Ustadz Taufiqurrahman menjelaskan bahwa esensi sholat sebagai pemersatu umat bisa dilihat dari keberadaan masjid yang menerima seluruh umat Islam tanpa memandang asal, identitas dan perbedaan. Sholat bersama pada masjid yang sama merupakan odalisque dari kebersamaan dan persaudaraan.
“Apakah masjid di Tanjungpinang hanya milik orang Pinang? Tentu saja tidak. Semua orang dari berbagai tempat boleh sholat di masjid Tanjungpinang, itulah esensi dari sholat sebagai pemersatu umat,” kata Ustadz Taufiqurrahman.
Terkait dengan persaudaraan dan pemersatu umat, Ustadz Taufiqurrahman mengutip salah satu ayat Al Qur’an yaitu ayat ke-10 dari Surat Al Hujurat yang berbunyi, “‘Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah kedua saudaramu (yang bertikai) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu dirahmati’.
Dari ayat ini, terlihat bahwa Islam mengutamakan persaudaraan, dan sholat adalah salah satu amalan dalam Islam yang mampu membawa persatuan dan persaudaraan dalam umat Islam.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri Adi Prihantara, pada kesempatan tersebut menyampaikan permintaan maaf dari Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, yang tidak bisa hadir saat itu karena sedang menjalankan tugas utama yang tidak bisa ditinggalkan.
Pesan dari Ansar Ahmad untuk masyarakat Kepri agar selalu menjaga kerukunan dan kedamaian dengan momentum peringatan Isra Mi’raj ini.
“Inti dari segala perkara adalah Islam, dan sholat sebagai tiangnya, melalui peringatan Isra Mi’raj ini marilah kita senantiasa menjaga keimanan dan persaudaraan kita,” ucap Adi Prihantara. (Antoni)
Sumber: Diskominfo Kepri








