Lebak, Jurnalkota.co.id
PT Wijaya Karya (Wika) Serang–Panimbang menggelar pasar sembako murah bagi masyarakat yang terdampak pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 1. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko PT Wika Serang–Panimbang, San Oktavia Hari Akbar, mengatakan pasar murah tersebut dilaksanakan di sejumlah desa di Kabupaten Lebak.
“Kami menyelenggarakan pasar sembako murah di tiga lokasi, yakni Desa Cikeusal, Desa Cilayang, Kecamatan Gunungkencana, serta Desa Mangpok,” ujar San di Lebak, Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak langsung pembangunan infrastruktur jalan tol.
Sebanyak 300 paket sembako disalurkan kepada warga dalam kegiatan tersebut. Paket itu setara dengan distribusi 600 kilogram beras, 300 kilogram gula, serta 300 liter minyak goreng. Selain itu, turut dibagikan masing-masing 10 dus teh celup dan kopi.
“Melalui pasar sembako murah ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan warga,” kata dia.
San menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Hasil penjualan sembako murah, kata dia, akan dikelola dan disalurkan kembali sepenuhnya kepada masing-masing desa.
“Dana yang terkumpul dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dan pengembangan masyarakat setempat,” ujarnya.
Menurut San, kegiatan tersebut merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung aspek sosial dari pembangunan infrastruktur. Ia menegaskan, kehadiran proyek jalan tol tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap program ini tidak hanya membantu kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan antara perusahaan dan warga. Ke depan, kami akan terus menghadirkan program TJSL yang berdampak nyata dan berkelanjutan,” kata San.
Penulis: Noma
Editor: Antoni












